UMKM Pekalongan Dapat Jurus Praktis Menjinakkan AI untuk Bisnis

- Rabu, 03 Desember 2025 | 11:24 WIB
UMKM Pekalongan Dapat Jurus Praktis Menjinakkan AI untuk Bisnis

Suasana di Rumah BUMN Telkom Pekalongan Selasa lalu (2/12) cukup ramai. Bukan rapat biasa, melainkan pelatihan yang judulnya menarik perhatian: "Tips Menjinakkan AI untuk UMKM". Antusiasme para pelaku usaha lokal terlihat jelas sejak acara dimulai.

Intinya, acara ini ingin bikin teknologi kecerdasan buatan jadi sesuatu yang bisa dipegang, bukan cuma teori. Wadahnya memang untuk belajar praktis, biar para pemilik usaha bisa paham dan langsung coba aplikasikan AI dalam keseharian bisnis mereka.

Dipandu oleh AVP External Communication, Sabri Rasyid, peserta diajak menyelami berbagai tips praktis. Mereka dikenalkan pada sejumlah tools AI yang bisa dijadikan senjata andalan. Mulai dari urusan pemasaran dan bikin konten, ngelola media sosial, sampai hal-hal teknis untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Sabri sendiri punya penekanan khusus. Menurutnya, memanfaatkan AI sekarang ini bukan lagi sekadar pilihan yang keren-kerenan.

"Ini sudah jadi kebutuhan. Bagi UMKM yang mau bertahan dan berkembang di era serba cepat, mustahil mengabaikannya," jelas Sabri.

Ia lalu menambahkan poin penting. "Dengan perkembangan AI yang begitu cepat, UMKM harus pandai dan lebih pintar dibanding AI agar hasilnya memenuhi kebutuhan yang kita inginkan."

Nah, peserta nggak cuma dengar-dengar doang. Mereka langsung mencoba mempraktikkan berbagai trik yang diajarkan, sekaligus mengotak-atik aplikasi AI yang bisa berperan sebagai "Asisten Digital". Diskusi berjalan aktif, banyak pertanyaan mengalir.

Banyak di antara mereka yang mengaku dapat wawasan segar. Wawasan yang bisa langsung dipakai untuk usaha mereka, terutama buat menghemat waktu dan meningkatkan kualitas pemasaran secara digital.

Di sisi lain, pihak Rumah BUMN Telkom Pekalongan berharap ini baru langkah awal. Mereka ingin kegiatan semacam ini jadi pemantik transformasi digital yang lebih luas bagi UMKM di Pekalongan dan sekitarnya. Pelatihan ini bukan sekali jalan, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memberdayakan pelaku usaha. Tujuannya jelas: agar mereka lebih siap dan tangguh menghadapi gelombang tantangan ekonomi modern yang makin kompleks.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar