Inter Milan Tundukkan Cagliari 3-0, Pertahankan Puncak Klasemen Serie A

- Sabtu, 18 April 2026 | 05:00 WIB
Inter Milan Tundukkan Cagliari 3-0, Pertahankan Puncak Klasemen Serie A

Inter Milan benar-benar tak terbendung. Saat menjamu Cagliari di San Siro, mereka meraih kemenangan mutlak 3-0. Tiga poin penuh itu mereka kantongi dengan cara yang cukup meyakinkan, lewat performa solid selama sembilan puluh menit lebih.

Memang, babak pertama berakhir tanpa gol. Tapi jangan salah, kontrol permainan sepenuhnya ada di kaki para pemain Nerazzurri. Mereka terlihat santai, menguasai bola, dan menciptakan beberapa peluang. Rasanya hanya soal waktu sebelum jaringan gawang lawan bobol.

Thuram Pecah Kebuntuan, Barella Langsung Susul

Dan prediksi itu terbukti. Baru tujuh menit babak kedua berjalan, Marcus Thuram akhirnya membuka keran gol. Upan matang Federico Dimarco dari sisi kiri diselesaikannya dengan sempurna. 1-0 untuk Inter.

Gol itu seperti membuka keran. Semangat tim langsung melonjak, sementara pertahanan Cagliari tampak limbung. Tak butuh waktu lama, hanya selang empat menit, Nicolò Barella menggandakan keunggulan. Tendangan klinisnya dari dalam kotak penalti tak bisa ditahan kiper. 2-0! San Siro bergemuruh.

Zielinski Pamit dengan Gol Penutup

Dua gol cepat itu seolah mematahkan semangat Cagliari. Inter terus mendominasi, bermain dengan ritme yang mereka kendalikan sepenuhnya. Di masa injury time, pesta gol pun ditutup. Piotr Zielinski, yang masuk sebagai pemain pengganti, melesakkan bola ketiga setelah dikasih umpan cantik Denzel Dumfries. Skor 3-0 pun bertahan hingga peluit panjang.

Statistik pertandingan bicara sangat jelas. Inter jauh lebih superior. Dari segi peluang, mereka menciptakan ancaman yang jauh lebih berbahaya. Pertahanan juga tampak kompak, hampir tak memberi ruang bagi lawan. Rotasi pemain yang dilakukan pelatih di babak kedua ternyata sangat efektif menjaga stamina dan daya gedor tim.

Beberapa nama seperti Zielinski dan Frattesi yang dimasukkan, langsung memberi dampak positif. Mereka menyuntikkan energi segar. Di sisi lain, perubahan yang dilakukan pelatih Cagliari nyaris tak berdampak. Tim tamu kesulitan menemukan celah.

Kemenangan ini tentu jadi modal berharga. Bagi Inter, ini adalah sinyal kuat bahwa mereka serius mempertahankan puncak klasemen. Performa menyeluruh dari belakang ke depan menunjukkan mereka masih kandidat terkuat juara.

Bagi Cagliari, hasil ini tentu pahit. Mereka harus segera bangkit jika tak ingin terperosok lebih dalam di zona merah.

Singkatnya, Inter Milan menang dengan wibawa. Gol-gol dari Thuram, Barella, dan Zielinski bukanlah kebetulan. Itu buah dari permainan terstruktur dan kepercayaan diri tinggi. Dengan modal seperti ini, perburuan gelar Scudetto musim ini semakin menarik untuk diikuti.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar