Hartadinata Abadi (HRTA) Bagi Dividen Rp184,21 Miliar, Laba Melonjak 121 Persen

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 06:30 WIB
Hartadinata Abadi (HRTA) Bagi Dividen Rp184,21 Miliar, Laba Melonjak 121 Persen

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengumumkan pembagian dividen tunai senilai Rp184,21 miliar untuk tahun buku 2025, atau setara dengan Rp40 per lembar saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini.

Rasio pembayaran dividen yang ditetapkan perusahaan manufaktur emas tersebut mencapai sekitar 19 persen dari total laba bersih tahun lalu yang tercatat sebesar Rp978,49 miliar. Angka ini menunjukkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil kepada para pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang solid.

Sepanjang tahun 2025, pendapatan HRTA melonjak drastis hingga 144 persen menjadi Rp44,55 triliun. Kenaikan ini diiringi dengan laba bersih yang melesat 121 persen dari Rp442,18 miliar pada 2024 menjadi Rp978,49 miliar. Lonjakan tersebut mencerminkan ekspansi bisnis yang agresif dan permintaan pasar yang kuat terhadap produk emas.

Tren positif ini berlanjut hingga awal 2026. Pada kuartal pertama tahun ini, HRTA membukukan pendapatan sebesar Rp20,16 triliun, atau melesat 196,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp6,78 triliun. Laba bersih pada tiga bulan pertama 2026 juga terkerek naik 189,48 persen menjadi Rp433,49 miliar, dari posisi Rp149,75 miliar pada kuartal I-2025.

Peningkatan performa tersebut ditopang oleh dua faktor utama. Pertama, volume penjualan emas murni naik signifikan sebesar 75,18 persen menjadi 7,83 ton. Kedua, harga jual rata-rata (Average Selling Price/ASP) produk perseroan ikut terkerek naik 71,01 persen secara tahunan menjadi Rp2.567.213 per gram.

“Pertumbuhan positif di awal tahun ini menunjukkan efektivitas strategi bisnis yang dijalankan perseroan dalam menangkap peluang pasar di tengah dinamika ekonomi global,” ujar Direktur Utama Hartadinata Abadi, Sandra Sunanto.

Hingga 31 Desember 2025, perseroan mencatatkan saldo laba ditahan mencapai Rp2,2 triliun. Sementara itu, total ekuitas perusahaan telah menembus angka Rp3,2 triliun, menandakan fundamental keuangan yang kuat untuk mendukung ekspansi ke depan.

Berikut jadwal penyaluran dividen tunai HRTA: cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 11 Juni 2026, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 12 Juni 2026, cum dividen di pasar tunai pada 15 Juni 2026, ex dividen di pasar tunai pada 17 Juni 2026, dan pembayaran dividen pada 3 Juli 2026.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar