FIFA mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kecurangan pertandingan atau aktivitas taruhan mencurigakan selama Piala Dunia 2026. Gugus tugas integritas khusus organisasi tersebut meninjau seluruh 104 pertandingan turnamen untuk memastikan tidak ada pelanggaran.
Para ahli menganalisis laporan taruhan dan data taruhan, kemudian membandingkannya dengan informasi dari mitra pemantauan. Setelah penyelidikan, FIFA menyimpulkan tidak ada bukti manipulasi terkait taruhan atau upaya memengaruhi hasil pertandingan.
Gugus tugas itu melibatkan perwakilan dari UEFA, CONMEBOL, CONCACAF, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), serta FBI, Interpol, Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dewan Eropa, dan Sportradar.
Piala Dunia 2026, yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi turnamen terbesar dalam sejarah FIFA dengan 48 tim dan 104 pertandingan. Sepanjang kompetisi, FIFA bekerja sama erat dengan lembaga penegak hukum internasional, konfederasi sepak bola, dan pakar integritas untuk melindungi turnamen dari korupsi dan perjudian ilegal.
Artikel Terkait
Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bebas Daftarkan Pemain Baru
FIFA Umumkan Best XI Piala Dunia 2026: Messi Masuk, Harry Kane Dicoret
Bebas Sanksi FIFA, Persib Bandung Kembali Bisa Daftarkan Pemain Baru
Pilihan Penggemar Piala Dunia 2026: Vozinha Masuk Tim Impian, Messi hingga Haaland Jadi Andalan