Rapat Kerja Komisi XI DPR dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin lalu, sempat diwarnai momen yang cukup menggelitik. Di tengah penjelasan serius soal kebijakan Bea Keluar (BK) untuk emas, sang menteri tiba-tiba terserang batuk yang tak kunjung berhenti.
Purbaya saat itu sedang memaparkan prinsip utama kebijakan baru itu. Intinya, tarif untuk produk hulu emas akan lebih tinggi ketimbang produk hilir. Tujuannya jelas: memberi insentif bagi hilirisasi di dalam negeri. Penjelasan yang penting, tapi harus terpotong sejenak.
Batuknya datang berulang, memaksanya berhenti dan meneguk air. Keadaan itu langsung ditangkap oleh Ketua Komisi XI, Mukhammad Misbakhun.
"Calm down Pak," sela Misbakhun, mencoba menenangkan.
Purbaya sendiri justru menanggapi dengan humor. Dengan nada bercanda, ia mengaitkan batuknya dengan reaksi kalangan pengusaha yang mungkin sedang mendengarkan.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas