Namun begitu, upaya tak cuma berhenti di darat. Untuk mengantisipasi kendala yang mungkin muncul, operasi modifikasi cuaca atau OMC tetap dilanjutkan oleh BNPB, BMKG, dan TNI AU. Tujuannya jelas: mencegah curah hujan meningkat yang bisa mengacaukan proses pemulihan di lapangan.
Dengan cuaca yang lebih terkendali, harapannya kerja tim di lapangan mulai dari pembukaan akses, pembangunan jembatan darurat, hingga pembersihan sisa-sisa bencana bisa berjalan optimal dan lebih cepat.
Di sisi lain, bantuan lewat udara juga tak kalah intensif. Distribusi logistik secara udara terus digeber untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, sambil menunggu akses darat pulih sepenuhnya. BNPB mencatat, setidaknya ada 12 sorti harian yang dilakukan untuk wilayah Sumut dan Aceh, belum termasuk pengiriman makanan dan bantuan dasar lainnya yang difokuskan ke Sumbar.
Secara keseluruhan, situasi memang terlihat lebih cerah. Jalan-jalan yang sebelumnya terendam kini mulai ramai lagi dilalui. Meski pemulihan total masih butuh waktu, setidaknya langkah pertama menuju normalitas sudah terlihat jelas.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas