Malam yang gelap dan hujan di Puncak Bogor akhir pekan lalu menyimpan kisah tragis. Seorang pejalan kaki terseret hingga dua ratus meter oleh sebuah angkot yang kabur meninggalkan tempat kejadian.
Insiden itu terjadi di Jalan Raya Cibogo, kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, tepatnya pada Jumat malam, 23 Januari 2026. Korban, seorang pria berinisial NS (30), mengalami nasib nahas saat berusaha menyeberang jalan.
Menurut penjelasan Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, kronologinya dimulai sekitar pukul 23.10 WIB. Saat itu, sebuah angkot berwarna biru melaju dari arah Puncak menuju Gadog.
Kondisi malam itu sungguh tidak bersahabat. Hujan turun, gelap menyelimuti, dan kontur jalan di lokasi itu sendiri cukup berbahaya karena menikung ke kanan.
Nah, di tengah kondisi seperti itu, sopir angkot rupanya berinisiatif untuk menyalip sebuah minibus yang ada di depannya. Persis pada momen yang sama, korban, NS, memutuskan untuk menyeberang dari bahu kiri jalan.
"Pada saat angkot mendahului, di waktu yang bersamaan itu NS (korban) menyeberang jalan dari bahu kiri ke kanan," jelas Ares.
Tabrakan pun tak terelakkan. Ujung kiri depan angkot menghantam tubuh NS dengan keras. Yang mengerikan, korban tidak langsung terpelanting, melainkan tersangkut dan terseret sepanjang jalan.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Bantah Rumah Panggung Bantuan Ikut Tenggelam: Itu Cuma Ilusi Kamera
Fuji Laporkan Staf Admin, Dugaan Penyelewengan Dana Endorse Capai Miliaran
Kisah Pilu di Balik Aksi Spontan: Suami Pembela Istri Dijambret Kini Jadi Tersangka
Dentuman Misterius di Danau Maninjau, Meteor atau Bukan?