Korban Terseret 200 Meter, Sopir Angkot Kabur di Tengah Hujan Deras Puncak

- Minggu, 25 Januari 2026 | 18:00 WIB
Korban Terseret 200 Meter, Sopir Angkot Kabur di Tengah Hujan Deras Puncak

Malam yang gelap dan hujan di Puncak Bogor akhir pekan lalu menyimpan kisah tragis. Seorang pejalan kaki terseret hingga dua ratus meter oleh sebuah angkot yang kabur meninggalkan tempat kejadian.

Insiden itu terjadi di Jalan Raya Cibogo, kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor, tepatnya pada Jumat malam, 23 Januari 2026. Korban, seorang pria berinisial NS (30), mengalami nasib nahas saat berusaha menyeberang jalan.

Menurut penjelasan Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, kronologinya dimulai sekitar pukul 23.10 WIB. Saat itu, sebuah angkot berwarna biru melaju dari arah Puncak menuju Gadog.

Kondisi malam itu sungguh tidak bersahabat. Hujan turun, gelap menyelimuti, dan kontur jalan di lokasi itu sendiri cukup berbahaya karena menikung ke kanan.

Nah, di tengah kondisi seperti itu, sopir angkot rupanya berinisiatif untuk menyalip sebuah minibus yang ada di depannya. Persis pada momen yang sama, korban, NS, memutuskan untuk menyeberang dari bahu kiri jalan.

"Pada saat angkot mendahului, di waktu yang bersamaan itu NS (korban) menyeberang jalan dari bahu kiri ke kanan," jelas Ares.

Tabrakan pun tak terelakkan. Ujung kiri depan angkot menghantam tubuh NS dengan keras. Yang mengerikan, korban tidak langsung terpelanting, melainkan tersangkut dan terseret sepanjang jalan.

Dua ratus meter. Itu jarak yang harus dialami korban sebelum akhirnya terlepas. Akibatnya, tangan kanannya patah, ditambah luka lecet dan memar di sekujur tubuh. Lebih parah lagi, sang sopir sama sekali tidak mengerem atau berhenti. Dia malah meneruskan perjalanan, meninggalkan korban dalam keadaan terluka parah.

Beruntung, warga setempat segera membantu. NS dievakuasi dan akhirnya dirujuk ke RSUD Dr KH Idham Kholik di Ciawi untuk penanganan lebih lanjut.

"Korban terseret sejauh kurang lebih 200 meter, sementara sopir angkot berwarna biru melanjutkan perjalanan," tegas Ares melengkapi kesaksiannya.

Menyusul laporan yang masuk, polisi langsung bergerak. Pemeriksaan CCTV di sekitar TKP menjadi langkah pertama. Mereka juga berkoordinasi dengan berbagai pihak dan mengumpulkan keterangan saksi.

Usaha itu membuahkan hasil. Polisi berhasil mengidentifikasi kendaraan pelaku: sebuah Suzuki Futura biru bernomor polisi F-1983-PG.

"Kendaraan dan pengemudinya saat ini telah diamankan untuk dimintai keterangan," ujar Ares. Menurut informasi, sopir tersebut kini telah diamankan oleh Unit Gakkum Subnit Ciawi Sat Lantas Polres Bogor.

Insiden tabrak lari ini meninggalkan trauma yang mendalam. Korban tidak hanya menderita luka fisik yang serius, tetapi juga harus mengalami momen mengerikan terseret begitu jauh di aspal yang basah. Pihak berwajib masih mendalami kasus ini untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sang pengemudi.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar