Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar

- Selasa, 03 Februari 2026 | 15:15 WIB
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Janji Kerja Dedi Mulyadi untuk SMK

Janji 3.000 Lapangan Kerja dari Dedi Mulyadi, Fokus ke Lulusan SMK

Isu lapangan kerja untuk anak muda kembali mencuat. Kali ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyodorkan janji. Dia mengklaim bakal membuka setidaknya tiga ribu lowongan pekerjaan, dengan fokus utama pada siswa SMK. Rencananya, akan ada program magang yang digodok khusus.

Menariknya, Dedi tak sekadar berwacana. Menurut pengakuannya, dua perusahaan besar sudah diajak bekerja sama. Bahkan, sebagai bentuk keseriusan, nota kesepahaman atau MoU konon sudah ditandatangani.

Dua perusahaan yang dimaksud adalah PT Deli Indonesia Office Technology dan PT CBL Solusi Logistik. PT Deli Indonesia sendiri merupakan anak usaha Deli Group, raksasa alat tulis dan kantor asal Tiongkok.

Untuk eksekusinya, PT Deli disebutkan akan mulai membangun pabrik di Jawa Barat pada Maret 2026. Proyeknya ditargetkan tuntas di tahun 2027. Meski pabriknya belum berdiri, perusahaan sudah akan membuka perekrutan dini. Mereka butuh SDM yang sesuai, dan inilah celah yang ingin diisi.

Janji ini disampaikan Dedi langsung di hadapan siswa SMKN 1 Karawang. Suasana saat itu cukup cair.

"Jika nanti beroperasi akan membutuhkan sebanyak 3.000 orang tenaga kerja,"

Begitu kira-kira ucapannya, seperti yang dilaporkan sejumlah media Selasa lalu.

Nah, perusahaan kedua, PT CBL Solusi Logistik, punya rencana berbeda. Mereka berkutat di sektor logistik dan berniat membangun kanal laut alternatif di Jabar. Rutenya membentang dari Babelan ke Tanjung Priok, dan nantinya diupayakan sampai ke Patimban.

"Kanal laut akan dibangun sebagai alternatif jalur transportasi baru di Jabar,"

jelas pihak perusahaan mengenai proyek ambisius ini.

Melihat peluang itu, Dedi Mulyadi lantas memberi masukan. Dia menawarkan SMKN 1 Karawang untuk membuka jurusan logistik atau kelautan. Dengan begitu, lulusannya punya bekal keahlian yang langsung dibutuhkan pasar tepatnya oleh PT CBL.

Di sisi lain, terkait prioritas perekrutan, Dedi berseloroh namun tegas. Dia bilang akan mengutamakan warga Jawa Barat.

"Ini kebijakan Gubernur. Setiap ada perusahaan baru di Jabar harus MoU dengan Pemprov Jabar, maka perekrutan tenaga kerja diutamakan warga sekitar,"

ungkapnya.

Terakhir, ada skema magang yang digaungkan. Rencananya, siswa SMK di sekitar lokasi pabrik akan menjalani pra-kerja selama tiga bulan di pabrik terdekat.

Dedi berharap, dengan program ini, lulusan SMK bisa langsung terserap.

"Begitu lulus, jadi calon karyawan tanpa seleksi, langsung kerja,"

tandasnya menutup pembicaraan.

Janjinya jelas. Tinggal eksekusinya yang ditunggu. Apakah ini akan jadi solusi atau sekadar angin segar sesaat, hanya waktu yang bisa menjawab.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar