Nuansa merah dan pernak-pernik khas sudah mulai bermunculan. Menjelang Imlek 2026, warga Tionghoa di berbagai penjuru dunia pun mulai sibuk mempersiapkan segalanya. Persiapan fisik tentu saja, tapi yang tak kalah penting adalah persiapan batin. Selain soal kumpul keluarga dan hidangan lezat, ada sejumlah pantangan yang diyakini harus dijauhi. Tujuannya sederhana: agar rezeki dan keberuntungan tidak kabur sepanjang tahun.
Pantangan-pantangan ini bukan hal baru. Diwariskan turun-temurun, kepercayaan ini masih dipegang teguh oleh banyak kalangan. Mulai dari hal sepele seperti keramas, sampai larangan yang mungkin jarang terpikirkan misalnya, membeli buku.
Lalu, apa saja sih yang sebaiknya dihindari saat perayaan tahun baru ini?
Jangan Beli Buku Dulu!
Ini salah satu pantangan yang unik. Selama perayaan Imlek hingga Cap Go Meh, membeli buku dianggap membawa sial. Alasannya ada pada bunyi kata. Dalam bahasa Mandarin, buku disebut ‘shu’. Nah, pengucapannya mirip dengan kata yang berarti ‘kalah’ atau ‘kehilangan’.
Karena kemiripan bunyi itulah, membeli buku dipercaya bisa mendatangkan kekalahan sepanjang tahun. Nggak cuma beli, memberi buku sebagai kado Imlek juga kerap dihindari.
Makanya, jangan heran kalau banyak orang memilih menunda dulu hobinya belanja buku sampai seluruh rangkaian perayaan benar-benar selesai.
Hindari Pakaian Putih
Soal warna pakaian juga perlu diperhatikan. Dalam budaya Tionghoa dan sejumlah masyarakat Asia, warna putih punya konotasi yang kurang baik. Warna ini kerap dikaitkan dengan kematian dan suasana duka.
Karena itu, memakai baju putih saat Imlek dianggap kurang tepat. Imlek kan momen bahagia dan awal baru. Sebagai gantinya, orang-orang disarankan memakai warna cerah. Merah, misalnya. Warna ini diyakini melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan dari energi negatif. Pantas saja dekorasi dan busana serba merah mendominasi saat Imlek tiba.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Dedi Mulyadi Dikritik Usai Turun Langsung Evakuasi Korban Longsor
Niat Main ke Tetangga, Bocah 4 Tahun Tewas dalam Karung Putih
Wagub Sulbar Salim S Mengga Wafat, Pemimpin Rendah Hati yang Baru Setahun Bertugas