Asap membubung dari lantai tinggi sebuah apartemen mewah di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Jumat sore kemarin. Kebakaran dilaporkan terjadi di unit kamar lantai 25, tepatnya di Jalan PIK Boulevard, Kamal Muara.
Menurut informasi yang beredar, api mulai terlihat sekitar pukul lima lewat empat puluh tujuh menit. Naluri warga langsung waspada. Tak lama, sirene mobil pemadam kebakaran mulai terdengar mendekat.
Gatot Sulaeman, Kasiops Suku Dinas Gulkarmat setempat, mengonfirmasi respons cepat timnya. Mereka menerima panggilan darurat sepuluh menit lebih awal, sekitar pukul 17.35 WIB.
"Kami langsung bergerak. Sepuluh unit mobil damkar dan 25 personel kami kerahkan ke lokasi," ujar Gatot.
Namun begitu, situasi di lapangan ternyata tak sepanik yang dibayangkan. Lima dari sepuluh unit yang dikirim akhirnya diperintahkan balik ketika masih dalam perjalanan. Alasannya, api sudah mulai bisa dikendalikan.
Upaya pemadaman secara resmi dimulai pukul 17.47 WIB. Hanya butuh waktu dua puluh menit bagi petugas untuk melokalisir kobaran api, tepatnya pukul 18.07 WIB. Setelah itu, proses pendinginan segera dilakukan untuk mencegah bara api menyala kembali. Proses ini masih berlangsung ketika laporan diterima.
"Saat ini masih dalam penanganan petugas. Sebagian unit kami tarik karena situasi sudah aman dan terkendali," tambah Gatot menjelaskan.
Di sisi lain, penyelidikan pun mulai digelar. Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agta Bhuwana Putra, menyebut pihaknya masih mendalami apa yang sebenarnya terjadi di balik insiden ini.
"Kami masih melakukan penyelidikan," katanya singkat.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi jelas soal penyebab atau besarnya kerugian material. Yang pasti, aksi sigap petugas berhasil mencegah bencana yang lebih besar di tengah keramaian kawasan PIK.
Artikel Terkait
Dishub Surabaya Ancam Cabut KTA Juru Parkir yang Masih Terima Pembayaran Tunai
JPU Bantah Nadiem Makarim Diinfus saat Sidang, Sebut Kondisinya Sehat Secara Medis
Penertiban Pedagang Tanaman Hias di Danau Bisma Jakarta Utara, Pemerintah Fasilitasi Relokasi ke Kemayoran
Prabowo Dijadwalkan Hadiri KTT ke-48 ASEAN di Filipina pada 7-8 Mei