Malam itu, di kawasan perumahan Pesona Khayangan Estate, Depok, suasana hening menyelimuti rumah duka. Di sanalah jenazah Meriyati Hoegeng, istri mendiang Jenderal Hoegeng, disemayamkan. Tak lama kemudian, tepat pukul 22.45 WIB, kedatangan tamu penting mengusik kesunyian. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba untuk menyampaikan penghormatan terakhir.
Ia langsung menuju ke dalam rumah. Wajahnya tampak serius, penuh khidmat. Dalam kunjungan duka itu, Listyo tidak sendirian. Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo turut mendampingi, begitu pula sejumlah petinggi lain seperti Astamarena Komjen Pol Wahyu Widada dan Dankorbrimob Komjen Pol Rahmat Hidayat.
Mereka disambut oleh Aditya S. Hoegeng, anak kedua almarhumah. Sekedar berbincang singkat, bertukar salam dan dukacita. Kapolri menyampaikan belasungkawa yang mendalam sebelum akhirnya masuk untuk melihat jenazah.
Meriyati Hoegeng berpulang dalam usia yang sangat sepuh, 100 tahun. Penyebabnya adalah faktor usia lanjut dan sakit yang dideritanya. Menurut penuturan Aditya, sang ibu sudah mulai sakit-sakitan sejak tahun 2020.
Kondisinya pun sempat memburuk di akhir hayatnya. Bahkan, Meriyati harus dua kali menjalani perawatan di rumah sakit: pada Oktober tahun lalu dan sekali lagi di akhir Januari 2026. Setelah dari RS Polri, jenazahnya dibawa ke rumah duka di Pesona Khayangan Estate ini.
Rencananya, pada Rabu (4/2) besok, ia akan dimakamkan. Lokasi makamnya bersebelahan dengan sang suami, Jenderal Hoegeng, menyatukan mereka kembali untuk selamanya.
Artikel Terkait
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Kompolnas Jadi Lembaga Independen Pengawas Polri
Harga Emas Galeri24 Naik Rp10.000, UBS Justru Terkoreksi Rp13.000 per Gram
Kajati Sulsel Setujui Penghentian Penuntutan Anggota Polri Terduga Pelaku KDRT Lewat Keadilan Restoratif
Pistons Kalahkan Cavaliers 111-101 di Game 1 Semifinal Wilayah Timur, Cunningham Cetak 32 Poin