KPK punya dugaan kuat. Mereka mencurigai mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, punya sejumlah aset yang tak tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara alias LHKPN. Aset-aset itu diduga disembunyikan.
"Kami menduga ada aset milik Pak RK yang belum dilaporkan. Itu yang sedang kami dalami," ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada awak media, Selasa lalu.
Menurut Budi, tim penyidik kini sedang sibuk menelusuri asal-usul harta yang dianggap 'hilang' itu. Lokasinya diduga tak cuma di Jawa Barat, tapi juga tersebar di beberapa wilayah lain.
Lalu, untuk apa penelusuran ini? Tujuannya jelas: mencocokkan apakah aset-aset tersebut punya kaitan dengan aliran dana korupsi dari kasus pengadaan iklan Bank BJB yang sedang diusut. Semua potongan informasi ini coba disambung-sambungkan.
"Iya, ini kan seperti menyusun puzzle," jelas Budi lebih lanjut.
"Kapan aset itu diperoleh, sumber uangnya dari mana. Apakah berkaitan dengan perkara BJB? Nah, itu yang akan kami cek dan cross-check kebenarannya."
Tak cuma itu, KPK juga mengendus aktivitas Ridwan Kamil di luar negeri. Mereka mendeteksi adanya transaksi penukaran valuta asing yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Ini tentu menambah daftar pertanyaan yang perlu dijawab.
RK Terjerat dalam Pusaran Kasus BJB
Keterkaitan Ridwan Kamil dengan kasus BJB ini makin jelas. Rumah pribadinya bahkan jadi lokasi pertama yang digeledah penyidik KPK. Fokusnya masih sama: melacak aliran uang mencurigakan.
Sejumlah saksi sudah diperiksa. Namanya cukup mengejutkan, mulai dari selebgram Lisa Mariana hingga Ilham Habibie, putra mantan Presiden BJ Habibie. Keduanya diduga punya hubungan tertentu dengan RK.
Artikel Terkait
Megawati: Kekuasaan Bukan untuk Mendominasi, Tapi Merawat
Saksi Ungkap Rasa Takut yang Paksa Mundur dari Proyek Chromebook Kemendikbud
Lautan Bunga Berduka untuk Istri Hoegeng, dari Presiden hingga Mantan Kapolri
Kertas Bekas Kasus Narkoba Bikin Penyidik Cilandak Kena Sanksi