Usai Bantu Evakuasi Longsor, Dedi Mulyadi Dikritik. Ini Tanggapannya
Suasana genting di lokasi longsor Cisarua, Bandung Barat, Sabtu lalu, sempat diwarnai teriakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia berulang kali memanggil petugas, meminta sebuah linggis. Aksi langsungnya turun ke lokasi bencana yang menelan korban jiwa itu awalnya dianggap bentuk kepedulian. Tapi, belakangan justru menuai kritik dari sejumlah pemuda.
Menurut mereka, kehadiran sang gubernur malah mempersulit. Akses menuju titik evakuasi dipadati warga yang ingin melihatnya. Bahkan, saat proses pencarian, sempat terdengar jeritan warga yang menemukan dua korban.
Petugas gabungan pun langsung bergerak. Korban yang terjepit antara batu dan pohon itu akhirnya berhasil ditarik ke atas, lalu dibawa ambulans. Dedi Mulyadi menggambarkan, salah satu korban sedang tidur, tergulung kasur dan selimut, sebelum akhirnya tertimpa material longsor. "Itu yang membuat proses evakuasi menjadi sulit," ujarnya.
Artikel Terkait
Dari Suara Aneh hingga Laporan Hukum: Kronologi Bocornya CCTV Rumah Inara Rusli
Jangan Beli Buku hingga Jauhkan Sapu: Pantangan Unik Sambut Imlek 2026
Dedi Mulyadi Siapkan 3.000 Lowongan Kerja, Utamakan Lulusan SMK Jabar
Niat Main ke Tetangga, Bocah 4 Tahun Tewas dalam Karung Putih