Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC

- Jumat, 01 Mei 2026 | 06:00 WIB
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC

HARIAN, BANDAR LAMPUNG Malam itu, Stadion Sumpah Pemuda jadi saksi bagaimana Persib Bandung bangkit dari kubur. Tertinggal dua gol lebih dulu, mereka sukses membalikkan keadaan jadi 4-2 atas Bhayangkara FC. Ini laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26.

Kemenangan dramatis ini punya arti besar. Persib langsung merampas singgasana puncak klasemen dari tangan Borneo FC. Poin mereka sama 69. Tapi Pangeran Biru unggul head to head. Tipis, tapi itu cukup.

Bhayangkara sebenarnya tampil garang di awal. Dua gol cepat mereka lahir dari kerja sama apik duo striker Afrika. Henri Doumbia membuka skor di menit ke-6, disusul Moussa Sidibe di menit ke-26. Serangan balik kilat mereka benar-benar membuat Persib kalang kabut. Kesalahan di menit-menit awal itu bikin mereka kehilangan kendali permainan.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, blak-blakan soal itu.

“Kami memulai pertandingan dengan cara yang salah. Tidak melakukan dengan tepat apa yang sudah kami sepakati untuk tidak dilakukan. Kami memberi mereka banyak ruang untuk serangan balik dan kami tampak seperti mengulang hal buruk pada laga sebelumnya,” jelas Hodak dalam konferensi pers usai laga, Kamis (30/4/2026) malam.

Momen Kebangkitan Pangeran Biru

Gol Federico Barba di masa injury time babak pertama (45 2’) jadi titik balik. Sebuah gol yang datang pas sebelum jeda. Setelah itu, permainan Persib berubah drastis. Mereka mulai mendominasi. Berguinho mencetak gol di menit 49, disusul Beckham Putra (60’), dan Adam Alis (89’).

“Setiap saat kami baru mulai bermain, setelah lawan mencetak gol. Jadi usai tertinggal 2-0, baru kami mulai bermain,” beber Hodak.

Menurut pelatih asal Kroasia itu, jeda turun minum jadi momen krusial. Di ruang ganti, mereka benahi kesalahan. Hasilnya terlihat di babak kedua.

“Baru di babak kedua, saya pikir pertandingan berjalan satu arah. Saya tidak melihat mereka mempunyai peluang apa-apa, kecuali gol yang dianulir,” pungkasnya.

Tekanan Bhayangkara dan Gol yang Dianulir

Meski kalah, jangan anggap remeh Bhayangkara. Lini depan mereka tajam. Kolaborasi Privat Mbarga, Moussa Sidibe, dan Henri Doumbia berkali-kali merepotkan pertahanan Persib. Bahkan di penghujung laga, mereka hampir menyamakan skor. Dua gol Dendy Sulistyawan dan Privat Mbarga dianulir wasit karena offside. Kontroversial? Mungkin. Tapi keputusan tetap diambil.

Untungnya, Persib mampu bertahan. Mereka mengamankan tiga poin yang sangat berharga. Posisi puncak klasemen pun tetap aman untuk sementara.

Fokus ke Laga Berikutnya

Dengan kemenangan ini, Persib tak punya banyak waktu untuk bersantai. Sisa musim masih panjang. Perjuangan menuju gelar juara belum selesai.

“Jadi secara keseluruhan bagus, tiga poin, dan kami bisa fokus pada pertandingan berikutnya,” kata Hodak menutup wawancara.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar