Jerman Hancurkan Curacao 7-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Neuer Catat Rekor Pemain Tertua

- Senin, 15 Juni 2026 | 07:10 WIB
Jerman Hancurkan Curacao 7-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Neuer Catat Rekor Pemain Tertua

Timnas Jerman mengawali petualangan mereka di Piala Dunia 2026 dengan pesta gol yang mencengangkan. Berlaga di Houston, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026) waktu setempat, Der Panzer menghancurkan Curacao dengan skor telak 7-1 pada laga perdana Grup E. Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol bersejarah lawan, Jerman akhirnya menunjukkan superioritasnya dan mengulang kenangan manis era kejayaan mereka di turnamen akbar.

Kemenangan ini menambah daftar panjang laga bersejarah Jerman di Piala Dunia. Sejak tahun 2000, hanya ada lima pertandingan di ajang ini yang menghasilkan tujuh gol atau lebih oleh satu tim, dan tiga di antaranya dicatatkan oleh Jerman. Sebelumnya, mereka pernah menghancurkan Arab Saudi 8-0 pada edisi 2002, membantai Brasil 7-1 di semifinal 2014, dan kini mengulang skor identik saat menghadapi Curacao.

Di balik kemenangan besar tersebut, ada sejumlah fakta menarik yang patut disorot. Salah satunya datang dari penyerang Deniz Undav yang menjadi bintang meski tidak bermain sejak awal. Masuk sebagai pemain pengganti, Undav tidak hanya mencetak satu gol, tetapi juga menyumbang dua assist. Menurut data statistik Piala Dunia sejak 1966, hanya dua pemain yang mampu mencatatkan satu gol dan dua assist setelah masuk dari bangku cadangan dalam satu pertandingan. Sebelum Undav, pencapaian tersebut hanya pernah dilakukan James Rodriguez saat membela Kolombia melawan Jepang pada 2014.

Sementara itu, duet pemain Borussia Dortmund, Felix Nmecha dan Nico Schlotterbeck, sama-sama mencatatkan nama di papan skor. Keduanya menjadi duet pemain Dortmund pertama yang mencetak gol untuk tim yang sama di Piala Dunia sejak Jan Koller dan Tomas Rosicky melakukannya bersama Republik Ceko saat menghadapi Amerika Serikat pada edisi 2006.

Di sisi lain, kiper senior Manuel Neuer juga menorehkan sejarah meski tidak banyak mendapat sorotan. Pada usia 40 tahun 79 hari, ia resmi menjadi pemain tertua yang pernah tampil untuk Jerman di turnamen besar, baik Piala Dunia maupun Piala Eropa. Rekor tersebut sebelumnya dipegang legenda Jerman, Lothar Matthäus, yang tampil pada usia 39 tahun 91 hari saat Euro 2000.

Meski harus menelan kekalahan telak, Curacao tetap memiliki alasan untuk pulang dengan kepala tegak. Gol Livano Comenencia pada menit ke-21 menjadi gol pertama mereka sepanjang sejarah penampilan di putaran final Piala Dunia. Gol tersebut sempat menyamakan skor menjadi 1-1 dan memberikan secercah harapan bagi negara Karibia yang baru menjalani debut di ajang sepak bola terbesar dunia itu.

Kemenangan ini mengantarkan Jerman memulai Piala Dunia 2026 dengan sempurna sekaligus mengirim pesan kuat kepada para pesaing di Grup E. Sementara bagi Curacao, meski harus menelan kekalahan menyakitkan, momen bersejarah itu akan dikenang sepanjang masa.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar