Korban Terseret 200 Meter, Sopir Angkot Kabur di Tengah Hujan Deras Puncak

- Minggu, 25 Januari 2026 | 18:00 WIB
Korban Terseret 200 Meter, Sopir Angkot Kabur di Tengah Hujan Deras Puncak

Dua ratus meter. Itu jarak yang harus dialami korban sebelum akhirnya terlepas. Akibatnya, tangan kanannya patah, ditambah luka lecet dan memar di sekujur tubuh. Lebih parah lagi, sang sopir sama sekali tidak mengerem atau berhenti. Dia malah meneruskan perjalanan, meninggalkan korban dalam keadaan terluka parah.

Beruntung, warga setempat segera membantu. NS dievakuasi dan akhirnya dirujuk ke RSUD Dr KH Idham Kholik di Ciawi untuk penanganan lebih lanjut.

"Korban terseret sejauh kurang lebih 200 meter, sementara sopir angkot berwarna biru melanjutkan perjalanan," tegas Ares melengkapi kesaksiannya.

Menyusul laporan yang masuk, polisi langsung bergerak. Pemeriksaan CCTV di sekitar TKP menjadi langkah pertama. Mereka juga berkoordinasi dengan berbagai pihak dan mengumpulkan keterangan saksi.

Usaha itu membuahkan hasil. Polisi berhasil mengidentifikasi kendaraan pelaku: sebuah Suzuki Futura biru bernomor polisi F-1983-PG.

"Kendaraan dan pengemudinya saat ini telah diamankan untuk dimintai keterangan," ujar Ares. Menurut informasi, sopir tersebut kini telah diamankan oleh Unit Gakkum Subnit Ciawi Sat Lantas Polres Bogor.

Insiden tabrak lari ini meninggalkan trauma yang mendalam. Korban tidak hanya menderita luka fisik yang serius, tetapi juga harus mengalami momen mengerikan terseret begitu jauh di aspal yang basah. Pihak berwajib masih mendalami kasus ini untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sang pengemudi.


Halaman:

Komentar