Keributan di Malioboro: Pedagang Sate Histeris Saat Penertiban
Suasana malam di kawasan Malioboro, Selasa (27/1) lalu, sempat ricuh. Seorang ibu pedagang sate liar terlihat berguling-guling di trotoar, berteriak histeris. Kejadian ini terjadi saat petugas Satpol PP melakukan patroli penertiban, tepatnya di sepanjang Jalan Suryatmajan. Menurut Dodi Kurnianto dari Satpol PP Kota Yogyakarta, sang ibu panik begitu melihat petugas mendekat. Dia langsung berlari, hingga nampan berisi dagangannya pun tumpah berantakan.
“Daerah situ tiba-tiba ada muncul banyak. Petugasnya hilang (lalu PKL) pada ngumpul lagi. Ya kita aturan harus tetap ditegakkan harus kita jaga di sana,”
kata Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kamis (29/1). Wawan mengakui, pedagang seperti ini sifatnya hilang timbul. Begitu lengah sedikit, mereka langsung bermunculan lagi.
Di sisi lain, keluhan dari pengunjung dan toko-toko di sekitar Malioboro sudah lama mencuat. Persoalan asap pembakaran dan sampah yang berserakan jadi alasan utama. Aturannya jelas: Malioboro saat ini harus bebas dari PKL.
Artikel Terkait
Sekretariat Kabinet Terangi Malam, Bahas Pemulihan Aceh Bersama Gubernur
SPPG Kudus Terancam Sanksi Berat Usai Insiden Keracunan Siswa
PAN Usulkan Penghapusan Ambang Batas, Suara Belasan Juta Pemilih Tak Boleh Lagi Menguap
Tim Advokasi Soroti Laporan Polisi Eggi-Damai: Skenario Pecah Belah untuk Lindungi Istana