Real Madrid berhasil melaju ke perempat final Liga Champions. Mereka menundukkan Manchester City dengan skor 2-1 di leg kedua babak 16 besar, Rabu dini hari tadi. Agregatnya jadi 5-1, setelah di leg pertama Los Blancos juga menang telak 3-0. Hasil ini benar-benar menunjukkan dominasi mereka.
Pertandingannya sendiri berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. City, yang harus mengejar ketertinggalan, tampil menekan. Namun begitu, Madrid justru terlihat lebih efektif dan cerdas. Mereka bermain disiplin, serangannya tajam. Dua gol yang mereka ciptakan cukup untuk mengamankan kemenangan, sementara City hanya mampu membalas satu kali. Harapan sang juara Inggris untuk bertahan di Eropa pun pupus lebih awal.
Vinícius dan Balas Dendam yang Manis
Di luar kemenangan itu, sorotan justru banyak tertuju pada Vinícius Júnior. Pemain asal Brasil itu menjadi pusat perhatian karena selebrasi emosionalnya usai pertandingan.
Selebrasi itu diduga adalah respons terhadap sindiran dari sebagian suporter City. Sebelum laga, mereka membentangkan spanduk besar bertuliskan “Stop Crying Your Heart Out” disertai gambar trofi Ballon d'Or. Pesannya jelas: sindiran untuk reaksi Vini Jr kala gelandang City, Rodri, memenangkan penghargaan bergengsi itu musim lalu.
Tapi di atas lapangan, Vinícius punya jawabannya sendiri. Ia tampil percaya diri dan, usai kemenangan dipastikan, merayakannya dengan gaya seolah menangis sebuah balasan yang penuh gaya.
Rivalitas yang Tak Pernah Redup
Pertemuan Madrid dan City dalam beberapa tahun belakangan memang selalu panas. Keduanya adalah kekuatan utama Eropa yang kerap bentrok di fase gugur. Kemenangan ini kembali menegaskan DNA Champions milik Los Blancos. Di sisi lain, bagi City yang begitu dominan di domestik, ini adalah pukulan telak. Mereka harus pulang lebih cepat dari yang diperkirakan.
Heboh di Dunia Maya
Tak butuh waktu lama, momen spanduk dan selebrasi Vinícius itu langsung membanjiri media sosial. Banyak akun sepak bola ternama membagikannya, termasuk jurnalis transfer kondang Fabrizio Romano.
Unggahan-unggahan itu ramai dikomentari. Fans dari kedua kubu berdebat tentang makna di balik aksi Vini dan sindiran para suporter. Suasana rivalitas di lapangan ternyata merambah begitu kuat ke dunia digital, menambah warna lain dari laga besar yang sudah usai ini.
Artikel Terkait
Truk Tangki Modifikasi Muat 5 Ton Solar Terguling, Puluhan Kecelakaan Beruntun di Bangkalan
Polisi Bongkar Judi Online Skala Besar di Batam, Dua Tersangka Kelola Lebih dari 200 Ribu Akun
Penundaan 11 Jam Sriwijaya Air SJ-581, Penumpang Mengeluhkan Minimnya Kompensasi dan Komunikasi
PSM Makassar Kalahkan Bhayangkara 2-1, Modal Penting Jauhi Zona Degradasi Liga 1