Seorang anak terluka di sebuah taman bermain. Kejadiannya di Daegu, Korea Selatan, pada hari Senin lalu. Yang mengejutkan, penyebabnya diduga adalah peluru nyasar dari area latihan militer di sekitarnya. Militer Korsel pun langsung bergerak cepat.
Menurut sejumlah saksi dan pejabat setempat, insiden itu terjadi begitu saja. Si anak, yang identitasnya sengaja tidak diungkap, terkena di bagian leher. Untungnya, kondisinya tidak sampai mengancam nyawa. Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, dia sudah diizinkan pulang.
Respon dari pihak militer datang tak lama kemudian.
"Militer telah menghentikan semua latihan menembak senjata api individu menyusul insiden tersebut,"
Begitu penjelasan Bae Seok-jin, sang kepala kantor hubungan masyarakat militer, dalam konferensi pers Selasa (17/3). Suasana saat itu terasa serius. Bae menegaskan bahwa sebuah penyelidikan internal telah diluncurkan untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan ini. Memang, pada saat kejadian, latihan menembak sedang berlangsung di lokasi terdekat.
Akibat insiden ini, efeknya langsung terasa. Berbagai pelatihan militer di seantero negeri ikut ditangguhkan sementara. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian, sembari menunggu hasil penyelidikan yang jelas. Warga sekitar, tentu saja, masih diliputi kecemasan. Mereka berharap insiden serupa tidak terulang lagi di masa depan.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi