Pemkot Semarang Jemput Warga Bermudik dari Jakarta dengan 7 Bus Khusus

- Rabu, 11 Maret 2026 | 21:45 WIB
Pemkot Semarang Jemput Warga Bermudik dari Jakarta dengan 7 Bus Khusus

Rabu pagi (11/3), suasana di halaman Balaikota Semarang tampak berbeda. Tujuh bus berjajar rapi, siap diberangkatkan dengan sebuah misi khusus: menjemput warga Semarang yang terdampar di Jakarta untuk pulang kampung. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, hadir langsung untuk melepas armada-armada kosong itu.

“Hari ini kita berangkatkan tujuh armada bus untuk mudik saudara kita yang ada di Jakarta,” ujar Agustina, Rabu (11/3/2026).

“Busnya masih kosong, memang sengaja kita kirim untuk menjemput. Syaratnya, yang dijemput khusus pemegang KTP Semarang saja.”

Menurutnya, kuota penumpang untuk tujuh bus itu sudah dipastikan terisi penuh. Rencananya, nanti saat arus balik usai Lebaran, Pemkot juga sudah menyiapkan lima armada lagi untuk mengantar warga kembali ke Jakarta. Upaya ini, kata dia, bagian dari komitmen pemerintah kota. “Intinya kita bantu masyarakat menjalani tahapan dalam proses menghadapi lebaran dengan baik. Biar mereka merasa nyaman dan sejahtera,” terang Agustina.

Di sisi lain, persiapan tak cuma soal angkutan. Jajaran pemkot juga akan berjaga di pos-pos masing-masing saat hari raya tiba. Ini sesuai instruksi pusat untuk menjaga kondusivitas dan keamanan di wilayahnya.

Soal angka, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, memberikan rincian. Total ada 12 bus yang disiapkan untuk operasi mudik dan balik ini.

“Rencananya, tanggal 16 Maret nanti, bus-bus ini sudah siap mengangkut warga dari Jakarta pulang ke Semarang,” jelas Danang.

Penumpang nantinya bisa turun di dua titik: Terminal Mangkang atau langsung di halaman Balaikota. Lalu, untuk perjalanan kembali ke Jakarta, lima bus akan diberangkatkan pada 26 Maret. Titik kumpulnya sama, dari Balai Kota atau Terminal Mangkang.

Danang juga menyelipkan rencana ke depan. “Tahun depan, kalau semuanya berjalan baik, kita tambah jumlahnya. Untuk berangkat ke Jakarta rencananya jadi 10 bus, naik dari yang sekarang cuma tujuh.”

Ia menambahkan, pelepasan arus balik dari Jakarta nanti akan dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah. Sebuah koordinasi yang menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengatasi kemacetan dan memudahkan perjalanan warganya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar