MURIANETWORK.COM - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) bersama mitra strategisnya, Infront, mengumumkan serangkaian perubahan kebijakan besar yang akan membentuk masa depan olahraga ini. Transformasi ini, yang didasari oleh perpanjangan kerja sama hingga 2034, dirancang untuk meningkatkan daya saing global, memperluas jangkauan siaran, dan menciptakan ekosistem yang lebih berkelanjutan bagi atlet dan penggemar di seluruh dunia.
Transformasi Struktur Kompetisi dan Siaran
Langkah paling konkret dari rencana jangka panjang ini adalah peningkatan drastis dalam jumlah pertandingan yang akan disiarkan. Mulai 2027, produksi siaran televisi untuk turnamen BWF diproyeksikan melonjak dari sekitar 1.410 menjadi hampir 3.000 pertandingan. Ekspansi ini bukan sekadar angka, melainkan strategi untuk membawa bulutangkis ke lebih banyak layar kaca di berbagai belahan dunia, memperkuat posisinya sebagai olahraga tontonan utama.
Di sisi struktur turnamen, BWF World Tour akan mengalami penyegaran signifikan. Rangkaian kompetisi ini akan terdiri dari enam level berbeda, mencakup total 36 turnamen. Lima di antaranya akan berstatus Super 1000, dengan total hadiah uang tahunan yang ditingkatkan menjadi US$26,9 juta. Untuk pertama kalinya, turnamen level Super 100 juga akan terintegrasi secara resmi ke dalam World Tour, memberikan landasan yang lebih kokoh bagi perkembangan atlet dari level dasar hingga puncak.
Format Baru untuk Turnamen Papan Atas
Lima turnamen Super 1000 yang akan diselenggarakan di Asia dan Eropa akan menampilkan format yang lebih menarik dan menantang. Pada nomor tunggal, 48 pemain akan bertanding dengan sistem fase grup sebelum melaju ke babak gugur. Sementara itu, nomor ganda akan mempertemukan 32 pasangan langsung dalam sistem gugur. Setiap ajang Super 1000 direncanakan berlangsung selama 11 hari, menjangkau dua akhir pekan, dengan seluruh pertandingan disiarkan secara global untuk memaksimalkan keterlibatan penggemar.
Adapun untuk level turnamen lainnya seperti Super 750, 500, 300, dan 100, durasi enam hari akan dipertahankan. Namun, jumlah pertandingan yang diproduksi untuk siaran juga akan ditingkatkan. Pendekatan ini bertujuan menciptakan kalender yang lebih seimbang sepanjang tahun, sekaligus menjaga kualitas pertandingan dan memastikan kondisi fisik atlet tetap optimal di setiap level kompetisi.
Penyegaran pada Kejuaraan Utama Dunia
Perubahan juga menyentuh kejuaraan paling bergengsi. Kejuaraan Dunia BWF akan mengadopsi format fase grup yang diikuti babak gugur, memastikan setiap atlet minimal memainkan dua pertandingan. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir eliminasi dini dan meningkatkan ketegangan sejak awal turnamen.
Mulai tahun 2027, BWF Sudirman Cup Finals serta BWF Thomas & Uber Cup Finals juga akan diperluas dengan menambah kuota tim peserta. Ekspansi ini dimaksudkan untuk memperluas representasi internasional dan memperkaya keragaman persaingan. Ketiga kejuaraan utama ini akan dikemas sebagai festival bulutangkis global selama dua minggu, dengan rekor jumlah siaran selama 12 hari penyelenggaraan.
Seperti dijelaskan dalam rilis resmi, "Dengan rekor jumlah pertandingan siaran televisi selama 12 hari penyelenggaraan, ketiga kejuaraan tersebut akan dikemas sebagai festival bulutangkis global berdurasi dua minggu, yang menampilkan puncak prestasi bulu tangkis dunia sekaligus memperkuat citra global olahraga ini."
Fokus pada Kesejahteraan dan Performa Atlet
Di balik semua perubahan format dan komersialisasi, BWF menegaskan bahwa kesejahteraan atlet menjadi prioritas. Penyesuaian durasi dan struktur turnamen dirancang untuk memberikan jadwal yang lebih manusiawi serta waktu pemulihan yang memadai bagi para pemain. Kebijakan ini mencerminkan pemahaman yang mendalam tentang tuntutan fisik dan mental di level elit, dengan tujuan mendukung performa puncak sekaligus memperpanjang masa karier atlet.
Secara keseluruhan, rangkaian kebijakan baru ini menandai babak baru dalam sejarah bulutangkis dunia. Dengan pendekatan yang lebih terstruktur, berorientasi pada pertumbuhan global, dan memperhatikan aspek keberlanjutan, BWF berambisi membawa olahraga yang dicintai ratusan juta orang ini memasuki era yang lebih dinamis dan relevan di kancah olahraga internasional.
Artikel Terkait
Unpad Buka Magister PJJ Ekonomi Pertanian dan Ilmu Peternakan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Menteri ATR Pastikan Sertifikat Warga Transmigran di Kotabaru Dikembalikan
Polisi Bekuk Sindikat Pencuri Kabel Penangkal Petir di 46 SPBU
Ketua MA Peringatkan Ancaman Overload, Beban Hakim Agung Capai Rata-rata 2.384 Perkara per Tahun