Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya mencabut status papan khusus untuk saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, atau RLCO. Mulai besok, 10 Februari 2026, perdagangan saham emiten sarang burung walet ini tak lagi pakai skema full-call auction (FCA). Kabar resminya disampaikan Senin lalu.
Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, menegaskan,
"Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 10 Februari 2026."
Lepas dari papan FCA, perjalanan saham RLCO memang cukup berliku. Baru seminggu dicantumkan di papan pemantauan khusus, saham ini langsung menunjukkan gejolak yang tajam. Dalam periode singkat itu, harganya terpangkas 32,5 persen, terhempas ke level Rp6.075 per lembar.
Tapi jangan salah. Kalau dilihat dari masa IPO-nya pada 8 Desember 2025, kinerja RLCO justru luar biasa. Bayangkan, investor yang bertahan sejak awal dan belum melepas sahamnya sampai sekarang bisa menikmati keuntungan fantastis, sekitar 3.500 persen! Volatilitasnya yang tinggi inilah yang rupanya terus memantik perhatian pihak Bursa.
Artikel Terkait
Puncak Arus Balik Lebaran, Pertamina Siagakan Ribuan SPBU dan Layanan Darurat
Multivision Plus Gelar Rights Issue Rp280 Miliar untuk Ekspansi Bioskop dan Produksi
ABM Investama Fokus Optimalisasi Dua Tambang Andalan di Aceh dan Kalteng
Kemenhub Siaga Penuh Antisipasi Puncak Arus Balik 28-29 Maret 2026