MURIANETWORK.COM - Kolonel Infanteri Devy Kristiono resmi dimutasi dari posisinya sebagai Ajudan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Perubahan jabatan ini merupakan bagian dari rotasi besar-besaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor KEP 159/II/2026, yang ditandatangani pada Selasa, 3 Februari 2026. Dalam keputusan tersebut, Kolonel Devy ditugaskan sebagai Pa Sahli Tk II KSAD Bidang Kumham dan Kamnas.
Detail Mutasi dan Pergantian Jabatan
Mutasi yang menempatkan Kolonel Devy Kristiono di lingkungan Staf Angkatan Darat ini sekaligus mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Kolonel Inf Irfan Amir. Sebagai bagian dari rangkaian rotasi yang sama, Irfan Amir sendiri kemudian ditugaskan untuk memimpin sebagai Danrindam XV/Pattimura.
Perpindahan ini menunjukkan dinamika penugasan rutin dalam tubuh TNI, di mana para perwira dengan pengalaman lapangan yang mumpuni seringkali ditempatkan pada posisi-posisi staf yang memerlukan keahlian strategis, sebelum kembali atau melanjutkan penugasan di lapangan.
Profil dan Perjalanan Karier Militer
Kolonel Inf Devy Kristiono adalah lulusan Akademi Militer tahun 2002 dari kecabangan Infanteri. Dasar karier militernya dibangun di satuan elit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), yang menjadi penanda bagi prajurit-prajurit terpilih. Pria kelahiran Bandung, 4 Desember 1980 ini mengawali pengabdiannya di Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura.
Perjalanan dinasnya kemudian berlanjut ke Batalyon 23 Kopassus di Bogor, Jawa Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan Selapa, Devy bertugas di Grup 1 Kopassus Serang, Banten. Tiga tahun berselang, usai menempuh Seskoad, penugasannya berpindah ke Kasmin Danjen Kopassus di Cijantung.
Puncak komandonya di satuan elit itu diraih ketika dipercaya memimpin sebagai Danyon Grup 1 Kopassus Serang. Kariernya terus menunjukkan tren positif dengan penugasan sebagai Kabag Pusdiklatpassus di Batu Jajar, sebelum kemudian memegang posisi staf operasional sebagai Kepala Staf Korem 074/Warastratama di Surakarta.
Keterkaitan dengan Gibran Rakabuming Raka
Puncak keterkaitan tugasnya dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berawal dari penugasannya sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0735 Surakarta pada periode 2021 hingga 2023. Pada masa itu, Gibran masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. Kedekatan geografis dan operasional dalam menjaga keamanan wilayah ini menjadi latar belakang yang wajar sebelum akhirnya Kolonel Devy diangkat menjadi ajudan pribadi Gibran setelah yang bersangkutan dilantik sebagai wakil presiden.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Dandim Surakarta, Devy Kristiono sempat ditugaskan sebagai Dandim 0734 Yogyakarta, menggantikan Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian, sebelum akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk mendampingi Wakil Presiden.
Dengan latar belakang yang kuat di satuan tempur dan pengalaman komando di berbagai wilayah, mutasi terbarunya ke posisi staf ahli KSAD dinilai sebagai bagian dari pengembangan karier dan penambahan wawasan strategis di tingkat markas besar, yang lazim dialami oleh perwira menengah TNI yang berpotensi untuk menduduki jabatan lebih tinggi di masa depan.
Artikel Terkait
Pelatih Timnas U-17 Buka Peluang Rekrut Diaspora Baru Usai Kekalahan dari China
Lenovo Rilis ThinkBook 14+ dan 16+ 2026 dengan Prosesor AI 50 TOPS dan Port TGX
Real Madrid Incar Vitinha PSG untuk Perkuat Lini Tengah
Bangunan Tua Runtuh di Tripoli, Lima Tewas Termasuk Anak dan Lansia