Eks Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Minggu (31/5) sore. Kepergian tokoh militer dan negarawan itu meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi pertahanan negara yang pernah dipimpinnya.
Kepala Biro Informasi dan Pengolahan Data (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyatakan bahwa Ryamizard meninggal dunia di RSPAD sekitar pukul 14.30 WIB. “Benar, kami mendapat informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini,” ujar Brigjen Rico saat dikonfirmasi.
Dari RSPAD, jenazah almarhum kemudian dibawa menuju rumah duka yang berlokasi di Perumahan Puri Wira Bhakti 1/1D, Cikeas, Bogor. Di tempat tersebut, jenazah disemayamkan dan disalatkan oleh keluarga serta kerabat dekat. Berdasarkan pantauan di lokasi, prosesi salat jenazah digelar sekitar pukul 18.20 WIB, tepat setelah salat Magrib. Sekitar tiga saf jemaah mengikuti salat yang dipimpin langsung oleh pihak keluarga. Jenazah almarhum terbaring dalam peti yang dibalut kain merah putih, diletakkan tepat di depan ruangan utama rumah duka.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan telah menjadwalkan serangkaian upacara penghormatan terakhir. Pada Senin (1/6), jenazah akan dibawa ke kantor Kementerian Pertahanan untuk disemayamkan dalam sebuah upacara resmi. Selanjutnya, almarhum akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan secara resmi menyampaikan belasungkawa yang mendalam melalui akun media sosialnya. Dalam pernyataan tersebut, Ryamizard dikenang sebagai seorang prajurit, pemimpin, dan negarawan yang mengabdikan seluruh hidupnya demi bangsa dan negara. “Dedikasi, keteguhan, serta kontribusinya dalam memperkuat sistem pertahanan negara menjadi bagian dari warisan pengabdian yang akan terus dikenang dan menginspirasi generasi penerus dalam menjaga kedaulatan NKRI,” demikian bunyi pernyataan resmi Kemhan.
Kementerian Pertahanan juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. “Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya, menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan,” lanjut pernyataan tersebut. Ryamizard Ryacudu menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada periode 2014 hingga 2019.
Artikel Terkait
DPR Minta Pemetaan Guru Bahasa Prancis Sebelum Wacana Prabowo Direalisasikan
Perbaikan Jalan Amblas Lenteng Agung Capai 70 Persen, Pengecoran Dimulai Malam Ini
Pencairan Gaji ke-13 ASN Dimulai Juni 2026, PPPK Paruh Waktu di Ponorogo Juga Dapat Jatah
Presiden Jokowi Tetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, Peringati Pidato Bersejarah Soekarno di Sidang BPUPKI