MURIANETWORK.COM - PT Bank Digital BCA mencatatkan kinerja keuangan yang sangat kuat pada tahun buku 2025, dengan laba bersih melonjak 98 persen secara tahunan menjadi Rp213,4 miliar. Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan dana pihak ketiga dan penyaluran kredit yang signifikan, menandai tonggak baru bagi perusahaan dalam perjalanan transformasi digitalnya.
Laba Hampir Dua Kali Lipat, Didukung Pertumbuhan Kredit dan Dana
Lompatan laba yang hampir dua kali lipat itu tidak terjadi dalam ruang hampa. Pencapaian tersebut berjalan beriringan dengan ekspansi bisnis inti bank. Total Dana Pihak Ketiga (DPK) bertumbuh 22 persen menjadi Rp14,3 triliun, menunjukkan kepercayaan nasabah yang terus menguat. Di sisi lain, penyaluran kredit juga mengalami akselerasi, naik 31 persen menjadi Rp8,6 triliun.
Yoga T. Halim, Head of Corporate Planning BCA Digital, menekankan bahwa momentum ini merupakan babak penting bagi perusahaan. Ia juga menggarisbawahi peran sinergi dalam grup induk sebagai pengungkit utama.
"Sinergi dalam ekosistem Grup BCA juga memungkinkan BCA Digital menyalurkan kredit sebesar Rp8,6 triliun atau naik 31 persen dan mencetak pendapatan operasional Rp1,5 triliun atau naik 38 persen bagi lebih dari 3 juta nasabahnya," jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).
Strategi Menyambut 2026: Empat Pilar Utama
Menyongsong tahun 2026, manajemen BCA Digital telah menyusun peta jalan strategis yang berfokus pada empat pilar fundamental. Langkah ini dinilai penting untuk mengkonsolidasikan pertumbuhan yang telah dicapai sekaligus membangun fondasi jangka panjang.
Nariswari Yudianti, Head of Corporate Communications BCA Digital, memaparkan keempat pilar tersebut. Pertama, Sustainable Growth & Trust, yang menitikberatkan pada profitabilitas berkelanjutan dengan tata kelola yang solid sebagai dasar kepercayaan nasabah. Kedua, Expanding Ecosystem, melalui eksplorasi kolaborasi strategis untuk memperluas akses layanan keuangan yang lebih inklusif.
Pilar ketiga adalah Elevating Tech, dengan komitmen memperkuat infrastruktur teknologi informasi guna menyediakan layanan yang andal, responsif, aman, dan mulus. Terakhir, Purpose for Impact, yang berorientasi pada inovasi adaptif untuk menciptakan pertumbuhan yang berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Komitmen Berkelanjutan dan Kolaborasi
Dalam implementasinya, pendekatan keberlanjutan akan menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh inisiatif ke depan. BCA Digital bertekad untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) secara lebih mendalam ke dalam operasional bisnisnya.
"Memasuki tahun 2026, BCA Digital akan terus memperkuat pendekatan keberlanjutan berbasis People, Planet, dan Prosperity melalui pengembangan berbagai inisiatif dan kolaborasi yang relevan dengan ekosistem blu," tutur Nariswari.
Dengan fondasi kinerja yang kokoh di tahun 2025 dan strategi yang telah dirancang, langkah BCA Digital ke depan akan terus diawasi oleh pasar, dengan harapan dapat menjaga momentum positif sekaligus berkontribusi pada perkembangan ekosistem keuangan digital Indonesia.
Artikel Terkait
Longsor dan Angin Kencang di Wonosobo Tewaskan Satu Warga
Pemerintah Tanggapi Outlook Negatif Moodys dengan Soroti Ketahanan Fiskal
Kementerian Pertanian Targetkan Distribusi 4 Juta Dosis Vaksin PMK hingga 2026, Jawa Barat Jadi Prioritas
Indonesia Targetkan Impor Komoditas Pertanian AS Senilai 4,5 Miliar Dolar AS