Pesan yang disampaikan pun sederhana tapi tegas: sudahi semua salah paham.
Menurut Muhammad Alfajri, komunikasi yang macet bisa jadi awal kehancuran sebuah tim. Bahkan sebelum pertandingan dimulai sekalipun.
“Persepsi harus disatukan supaya tujuan semua pihak jelas dan searah,” tegasnya.
Langkah ini jelas sebuah sinyal. PSM tak cuma berbenah soal strategi permainan, tapi juga membangun kembali pondasi psikologis tim. Membangkitkan kepercayaan yang mungkin sempat goyah.
Pada akhirnya, April akan menjadi cermin yang jujur untuk PSM Makassar. Apakah mereka sanggup mengolah tekanan jadi energi positif? Atau justru ambruk di bawah beban ekspektasi?
Jawabannya akan dimulai dari laga pertama. Melawan Persis Solo. Dari satu pertandingan yang, bisa jadi, menentukan arah angin untuk selanjutnya.
Karena di fase seperti ini, setiap angka di papan klasemen bukan cuma poin. Itu adalah penentu nasib.
Jadwal PSM April 2026:
PSM vs Persis: 4 April
PSIM vs PSM: 10 April
PSM vs Borneo FC: 18 April
PSM vs Persik: 23 April
Bali United vs PSM: 27 April
Artikel Terkait
Didi Hamann: Harry Kane Nyaman di Bayern, Kemungkinan Kembali ke Premier League Tipis
PSM Makassar Fokus Amankan Kontrak Yuran dan Victor di Tengah Isu Sanksi FIFA
Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak Klasemen Rookie Moto3 Meski Gagal di Austin
Muhammad Nazaruddin Terpilih Aklamasi Pimpin Federasi Pickleball Indonesia