MAKASSAR Kabar sanksi FIFA masih menggantung. Tapi lihatlah PSM Makassar. Alih-alik panik, mereka justru bergerak dengan tenang. Terukur. Bahkan, bisa dibilang penuh perhitungan matang.
Di pusaran dinamika itu, dua nama muncul sebagai kunci utama: Yuran Fernandes dan Victor Luiz. Mereka bukan pemain sembarangan. Dan kalau manajemen berhasil mengikat keduanya untuk musim depan, itu bukan cuma soal mempertahankan aset. Itu adalah fondasi kokoh. Dari situlah, langkah-langkah besar lain bisa dimulai termasuk, misalnya, memulangkan Asnawi Mangkualam Bahar.
Loyalitas yang Diuji Godaan
Rumor transfer Victor Luiz hampir tak pernah berhenti dalam beberapa bulan terakhir. Persib Bandung, Persija Jakarta, sampai Persebaya Surabaya konon mengincarnya. Situasi serupa menimpa Yuran Fernandes, pilar andalan lini belakang yang jadi tulang punggung pertahanan Juku Eja.
Namun begitu, di tengah derasnya godaan, keduanya justru condong untuk bertahan. Keputusan ini, kalau jadi, bukan cuma bicara soal angka di kontrak. Ini soal kepercayaan. Kepercayaan pada proyek tim yang sedang dibangun, meski situasi eksternal terlihat suram.
Stabilitas yang Tak Terlihat
Kecenderungan dua pemain kunci untuk stay ini mengirimkan sinyal penting. PSM mungkin tidak sekacau yang dibayangkan orang dari luar. Ada stabilitas di dalam yang tetap terjaga, entah dari sisi finansial atau manajemen. Isu sanksi FIFA jelas menekan, tapi realitas di dalam klub rupanya masih cukup solid untuk membuat pemain-pemainnya yakin.
Di sinilah peran manajemen jadi krusial. Tugas mereka bukan cuma bertahan dari badai, tapi juga meyakinkan para pemain bahwa masa depan tim masih cerah.
Artikel Terkait
Didi Hamann: Harry Kane Nyaman di Bayern, Kemungkinan Kembali ke Premier League Tipis
Veda Ega Pratama Kokoh di Puncak Klasemen Rookie Moto3 Meski Gagal di Austin
Muhammad Nazaruddin Terpilih Aklamasi Pimpin Federasi Pickleball Indonesia
PSM Makassar Hadapi Lima Laga Penentu Nasib di April 2026