Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada seribu perwira siswa dari berbagai lembaga pendidikan tinggi TNI dan Polri di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Jawa Barat, pada Senin (25/5/2026). Dalam kesempatan yang sama, Kepala Negara juga meresmikan Perpustakaan dan Museum Seskoad. Kegiatan ini dihadiri oleh perwira siswa dari Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko) TNI, Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri, serta Sesko Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Tak ketinggalan, perwira siswa Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri turut menjadi peserta dalam agenda tersebut.
“Presiden Prabowo memberi taklimat kepada 1.000 perwira siswa Sesko TNI dan Sespimti Polri, perwira siswa Sesko AD, AL, AU dan Sespimmen Polri sekaligus meresmikan Perpustakaan dan Museum di Seskoad, Bandung Jawa Barat,” demikian keterangan resmi yang diterima dari Sekretariat Presiden.
Kehadiran Prabowo di Seskoad bukanlah yang pertama kali. Sebelum menjabat sebagai Presiden, saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), ia juga pernah memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa Pendidikan Reguler LXII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Pasis Dikreg LXII Seskoad) Integritas TA 2022. Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya merasa terhormat dapat memberi arahan kepada calon-calon pemimpin bangsa.
Prabowo kemudian mengutip ajaran Sun Tzu yang menyebutkan bahwa seorang panglima atau pemimpin harus memiliki sifat kebijaksanaan, kecerdasan, kesungguhan, kebaikan, dan ketegasan. “Seorang panglima harus ada kesungguhan. Jangan hanya main di peta, jangan hanya main di radio. Harus tenang menghadapi krisis, tidak boleh sembrono, harus berhati-hati, harus kuat mentalnya, dan fleksibel menghadapi perubahan,” ujarnya saat itu.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan seorang pemimpin sangat bergantung pada dukungan anak buahnya. “Kita sebagai komandan, sebagai pemimpin, hanya bisa berhasil kalau anak buah kita mendukung kita,” kata Prabowo. Pernyataan itu menegaskan pentingnya hubungan timbal balik antara pemimpin dan yang dipimpin dalam setiap lini organisasi, termasuk di lingkungan militer dan kepolisian.
Artikel Terkait
Polri Identifikasi Cuaca Buruk sebagai Pemicu Blackout di Enam Provinsi Sumatera
Presiden Prabowo Beri Taklimat ke 1.000 Perwira Siswa TNI-Polri di Seskoad Bandung
Pertumbuhan Ekonomi Singapura Kuartal I-2026 Tembus 6 Persen, Lampaui Ekspektasi Berkat Lonjakan Ekspor AI
Kementan Percepat Penetapan Lahan Tebu 97.970 Hektare di 11 Provinsi untuk Target Swasembada Gula 2026