Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Indonesia Negara Pertama di Dunia Terapkan Mandatori B50

- Kamis, 09 Juli 2026 | 16:24 WIB
Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Indonesia Negara Pertama di Dunia Terapkan Mandatori B50

Presiden Prabowo Subianto meresmikan implementasi biodiesel 50 persen (B50) di SPBU Rest Area KM 57 Cikampek, Jawa Barat, Kamis (9/7). Dalam sambutannya, Prabowo menyapa satu per satu jajaran menteri, pimpinan lembaga negara, aparat keamanan, hingga kepala daerah yang hadir.

Prabowo membuka sambutan dengan memberikan apresiasi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai penyelenggara acara. "Yang saya hormati Menteri ESDM sebagai penyelenggara beserta seluruh jajarannya, Saudara Bahlil Lahadalia," ujarnya.

Selain Bahlil, Prabowo juga menyapa sejumlah menteri koordinator dan anggota Kabinet Merah Putih yang hadir, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Jenderal TNI Purnawirawan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani.

Presiden juga menyebut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Profesor Arief Satria. "Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal TNI Purnawirawan M Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Yuliot Tanjung," lanjutnya.

Dari kalangan BUMN, turut hadir Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri. Sementara dari legislatif hadir Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya. Prabowo juga menyapa sejumlah kepala daerah, yakni Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Peresmian B50 menjadi tonggak dimulainya implementasi biodiesel dengan campuran 50 persen bahan bakar nabati berbasis minyak sawit. Pemerintah menargetkan program ini dapat mengurangi impor solar, meningkatkan serapan crude palm oil (CPO) dalam negeri, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

"Dengan peluncuran ini, Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatory Biodiesel B50," kata Prabowo. Menurutnya, B50 bukan sekadar pencapaian teknologi, melainkan bukti Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alam sendiri untuk kepentingan rakyat. "Menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi," jelasnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags