Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu (8/7). Penggeledahan ini terkait tiga perkara dugaan korupsi, suap, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan batu bara, PT Asabri, serta penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.
Di dalam brankas yang ditemukan, penyidik menyita tujuh koper berisi 74 kilogram emas batangan, uang tunai dalam mata uang asing, dan rupiah dengan total nilai ditaksir mencapai Rp 476 miliar. Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto mengatakan, selain emas dan uang, penyidik juga menyita dokumen, handphone, dan foto keluarga yang diduga milik pemilik rumah. "Selanjutnya barang bukti akan kita lakukan penyitaan," ujarnya di lokasi, Kamis (9/7) dini hari.
Ketua RW 08, Agung Hermawan, yang menyaksikan penggeledahan mengaku tidak pernah bertemu atau berinteraksi langsung dengan pemilik rumah. "Enggak ada sama sekali. Kadang-kadang memang kata yang menjaga, kadang-kadang datang terus nginep. Tapi terakhir-terakhir juga gak pernah," katanya. Agung menambahkan, rumah tersebut dibeli oleh pemilik baru sejak 2010, namun hingga 2026 ia tak pernah sekalipun bertemu. Pemilik rumah bahkan tidak pernah melapor ke RT. "Itu yang tadi saya sesali. Mereka tidak lapor sama sekali," ujarnya.
Menurut Agung, selama ini tidak ada aktivitas mencurigakan di rumah tersebut. "Enggak ada, karena kita kan ada balai warga di sana yang sering lewat sini. Enggak ada yang mencurigakan," katanya.
Rumah di Sentul merupakan salah satu dari 12 lokasi yang digeledah penyidik. Selain barang bukti yang disebutkan, penyidik masih mendalami keterkaitan temuan dengan perkara yang diusut.
Artikel Terkait
Polri Sita Emas Batangan dan Uang Tunai Rp476 Miliar di Rumah Mewah Sentul
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel
Polri Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout Sumatera
Pengamanan Mabes Polri Diperketat, Rantis Brimob Disiagakan di Tengah Pengusutan Tiga Kasus Korupsi