BPIP Terbitkan Pedoman Resmi Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Upacara Wajib Tatap Muka

- Senin, 25 Mei 2026 | 11:10 WIB
BPIP Terbitkan Pedoman Resmi Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Upacara Wajib Tatap Muka

Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 akan kembali digelar secara nasional dengan serangkaian upacara bendera di seluruh instansi pemerintah, satuan pendidikan, dan berbagai lembaga. Momentum tahunan ini menjadi ajang refleksi bersama terhadap nilai-nilai dasar bangsa yang dirumuskan oleh para pendiri negara.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 sebagai pedoman resmi penyelenggaraan peringatan. Dokumen tersebut memuat secara rinci tema, ketentuan pelaksanaan upacara, hingga susunan acara yang harus diikuti oleh seluruh peserta.

Berdasarkan surat edaran tersebut, upacara peringatan wajib dilaksanakan secara luring atau tatap muka di lingkungan masing-masing. Pelaksanaan upacara paling lambat dimulai pukul 08.00 waktu setempat, yang disesuaikan dengan zona waktu Indonesia bagian barat, tengah, dan timur. Adapun pakaian peserta upacara sepenuhnya ditentukan oleh pimpinan instansi atau satuan pendidikan masing-masing.

BPIP juga mengimbau seluruh elemen bangsa, mulai dari lembaga negara, kementerian, pemerintah daerah, badan usaha milik negara dan daerah, hingga masyarakat umum, untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada 1 Juni 2026. Imbauan ini bertujuan menumbuhkan semangat kebangsaan dan penghormatan terhadap ideologi Pancasila.

Susunan acara upacara telah ditetapkan secara berurutan, dimulai dari persiapan, masuknya pasukan, hingga penghormatan terakhir. Rangkaian inti meliputi pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, amanat inspektur upacara, dan pembacaan doa. Amanat inspektur upacara wajib menggunakan pidato resmi yang telah disusun oleh Kepala BPIP dan tercantum dalam lampiran surat edaran.

Sementara itu, tema yang diangkat pada peringatan tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa Pancasila tidak hanya relevan bagi kehidupan berbangsa, tetapi juga memiliki nilai universal dalam menjaga perdamaian global. BPIP juga menetapkan logo Garuda Pancasila sebagai identitas resmi peringatan dan mengajak masyarakat serta instansi untuk memeriahkan bulan Juni 2026 dengan berbagai kegiatan positif dan publikasi.

Pedoman resmi ini menjadi acuan utama bagi seluruh penyelenggara agar upacara dan kegiatan peringatan dapat berlangsung secara tertib, khidmat, dan sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar