Collina Bantah Keras Tuduhan Mesir soal Keistimewaan Messi di Piala Dunia 2026

- Jumat, 10 Juli 2026 | 03:30 WIB
Collina Bantah Keras Tuduhan Mesir soal Keistimewaan Messi di Piala Dunia 2026

Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, dengan tegas membantah tuduhan Asosiasi Sepak Bola Mesir yang menyebut adanya perlakuan istimewa terhadap Lionel Messi pada laga Piala Dunia 2026. Protes resmi dilayangkan setelah Mesir tersingkir secara dramatis 2-3 dari Argentina di babak 16 besar. Pelatih Hossam Hassan menduga wasit Francois Letexier mengabaikan pelanggaran sebelum gol kemenangan Enzo Fernandez pada menit ke-92 dan menganulir gol Mostafa Ziko pada menit ke-58.

"Tuduhan yang tidak berdasar tidak punya tempat dalam olahraga kami," kata Collina dalam pernyataan resmi. Ia mengecam serangan publik terhadap wasit yang berpotensi mengancam keselamatan mereka dan keluarga.

Collina menegaskan, tidak ada pihak yang bisa memengaruhi keputusan wasit, termasuk Presiden FIFA. Evaluasi teknis menunjukkan bahwa insiden sebelum gol Ziko yang dianulir merupakan pelanggaran karena pemain Mesir Marwan Attia menginjak kaki Lisandro Martinez. "Pelanggaran tetaplah pelanggaran," ujarnya.

Mengenai gol penentu Argentina, Collina menjelaskan bahwa kontak fisik tersebut dinilai normal dan telah diperiksa berlapis oleh VAR. "Jika dalam proses serangan ditemukan pelanggaran yang memengaruhi gol, VAR akan merekomendasikan pemeriksaan di pinggir lapangan. Tidak ada batasan jarak atau waktu antara insiden dan gol," jelasnya.

Collina juga memuji dukungan Presiden FIFA Gianni Infantino yang memberikan ruang penuh bagi wasit untuk bekerja objektif. "Beliau senantiasa mendukung tim wasit dan memercayakan kami bekerja dengan independensi penuh," ungkapnya.

Secara umum, performa wasit sepanjang turnamen dinilai baik meskipun tekanan publik tinggi. "Para perangkat pertandingan mengambil keputusan secara jujur. Sama seperti pemain dan pelatih, mereka selalu berusaha memberikan yang terbaik," tambah Collina. Padatnya jadwal dalam waktu singkat diakui menjadi tantangan yang memengaruhi konsistensi wasit.

FIFA akan melakukan evaluasi intensif dan memberikan pembekalan tambahan bagi wasit yang performanya kurang prima. "Saat hal itu terjadi, mereka siap bekerja lebih keras untuk memastikan kesiapan penuh pada pertandingan berikutnya," pungkas Collina.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags