Kabut tipis masih menyelimuti pagi di Dusun Pante Geulima, tapi itu tak menyurutkan langkah warga. Mereka sudah berkumpul, cangkul dan sekop di tangan, siap melanjutkan kerja bakti besar-besaran. Pasca bencana, Desa Meunasah Lhok di Pidie Jaya ini memang masih berjuang. Namun, yang paling mencolok justru semangat kebersamaan yang mengeras jadi tenaga utama pemulihan.
Upaya gotong royong ini bukan sekadar gerakan spontan. Ia menjadi fondasi penting, kunci untuk memasuki fase rehabilitasi yang lebih berat. Fase itu sendiri sedang digenjot oleh Satgas PRR Pascabencana Sumatera. Tapi, menurut sejumlah warga, semua rencana itu akan percuma tanpa aksi nyata di lapangan.
Dukungan ternyata mengalir dari mana-mana. Tak cuma dari tetangga sebelah rumah, tapi juga dari saudara-saudara mereka yang merantau. Mereka menyumbang dana dari jauh, ikut membantu menyewa truk dan alat berat. Sinergi semacam ini, kata Ahlul Fikri salah seorang warga, adalah kekuatan sebenarnya.
Ujarnya lewat keterangan tertulis, Jumat lalu.
tambah Fikri.
Artikel Terkait
Empat Pekerja Tewas Terjatuh ke Tangki Air di Proyek Jagakarsa
Jenazah Tiga Prajurit Garuda Gugur di Lebanon Tiba Besok
Riset: Operasi Ketupat 2026 Berjalan Baik, Angka Kecelakaan Turun 30 Persen
Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air Akhir Pekan Ini