Kolaborasi itu benar-benar terwujud Kamis kemarin. Masyarakat dan pemerintah lewat BPBD bahu-membahu dalam program kerja bakti. Partisipasi aktif warga ini, jujur saja, adalah bukti nyata betapa kuat keinginan mereka untuk segera bangkit. Inisiatif untuk memulihkan desa memang datang dari dalam sanubari.
Nah, yang menarik, program ini punya dampak ganda. Selain lingkungan yang bersih lebih cepat, ada manfaat ekonomi yang langsung dirasakan. Setiap pekerja dapat upah harian. Uang itu, di tengah kondisi serba sulit, sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
Halimah, salah satu ibu rumah tangga yang terlibat, mengaku lega. Ia dan warga lain tak hanya membersihkan puing, tapi juga fasilitas umum seperti musala dan sanitasi lingkungan.
katanya. Harapannya sederhana: kegiatan seperti ini bisa terus berjalan agar lebih banyak lagi warga yang terbantu.
Saat ini, puluhan warga terlibat dengan sistem bergilir. Cara ini adil, memberi kesempatan kerja yang merata sekaligus menjaga ritme. Dengan kolaborasi yang terjalin erat antara warga, pemerintah, dan donatur optimisme itu nyata terasa. Mereka yakin pemulihan akan lebih cepat. Semangat kebersamaan itulah modal utama untuk mengembalikan Pante Geulima jadi rumah yang nyaman dan layak huni.
Artikel Terkait
Putin dan Erdogan Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah
Korlantas Polri Genjot Penegakan Hukum Digital untuk Atasi Over Dimension dan Overload
Jerman Minta Tiongkok Gunakan Pengaruh di Iran untuk Perundingan dengan AS
Wisatawan Belgia Dideportasi dari Bali Usai Lompat Tebing dengan Motor dan Kabur dari Ganti Rugi