Suasana khidmat di Istana Negara tadi malam sempat terpecah oleh sebuah permintaan khusus dari Presiden. Usai mendengar lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan oleh seorang qori cilik, Prabowo Subianto secara spontan memintanya untuk menghadap.
“Saya minta nanti sesudah acara ini menghadap saya, Ananda Muhammad Zian Fahrezi,” kata Prabowo di hadapan para undangan.
Permintaan itu disampaikannya saat memberikan taklimat dalam acara peringatan Nuzulul Quran, Selasa (10/3/2026). Rupanya, penampilan bocah 11 tahun itu benar-benar menyentuhnya. Padahal, Zian ‘hanya’ membuka acara dengan membaca Surah Al-Hasyr ayat 21 hingga 24. Tapi nada dan iramanya yang merdu berhasil menciptakan atmosfer yang dalam, menarik perhatian penuh semua yang hadir.
Tak heran Prabowo begitu terkesan. Di sela-sela sambutannya, ia menyempatkan diri menyampaikan apresiasi khusus.
“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Ananda Muhammad Zian Fahrezi, umur 11 tahun, juara 1 MTQ di Iran ya? Tahun 2026,” ujarnya.
Prestasi internasional Zian di musabaqah tilawatil Qur'an itulah yang mungkin jadi alasan lain. Di usianya yang masih sangat belia, ia sudah mengharumkan nama bangsa di kancah global. Sebuah pencapaian yang langka dan patut diacungi jempol.
Jadi, permintaan Presiden agar Zian menemuinya usai acara bukan sekadar formalitas. Itu adalah bentuk penghargaan yang tulus dari seorang pemimpin kepada seorang anak berbakat. Sebuah momen singkat, tapi cukup untuk diingat.
Artikel Terkait
Gubernur Jateng Dorong Kontes Sapi Perah untuk Pacu Produksi Susu
Pencairan PKH Tahap II 2026 Dimulai, Pemerintah Percepat Jadwal Demi Efisiensi Data
Tito Karnavian Ajak Kepala Daerah Sumbagsel Susun Program Prioritas 2027-2029
BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu Agen, Volume Transaksi Capai Rp3,52 Triliun