Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan baru saja mengadakan pembicaraan telepon. Topik utamanya? Situasi mencekam di Timur Tengah. Keduanya, menurut laporan, mendorong agar gencatan senjata segera diwujudkan.
Percakapan itu terjadi hari Jumat (3/4/2026), seperti dilaporkan AFP. Dari Moskow, Kremlin mengonfirmasi bahwa kedua pemimpin itu memang membahas konflik yang berkecamuk di kawasan tersebut.
Intinya, posisi mereka sejalan. Mereka sepakat mendesak dihentikannya tembak-menembam, dan menekankan pentingnya sebuah perjanjian damai. Menurut pernyataan resmi dari Kremlin, ada poin-poin khusus yang ditekankan.
Artikel Terkait
Banjir Bandang di Angola Tewaskan 15 Orang dan Rendam Ribuan Rumah
Lebaran Betawi ke-18 Digelar di Lapangan Banteng April 2026
Serangan Udara Israel di Beirut Selatan Tewaskan 4 Orang, Luka 30
Arbeloa Anggap Beban Kekalahan Madrid ke Mallorca Sebagai Tanggung Jawab Pribadi