Jerman Minta Tiongkok Gunakan Pengaruh di Iran untuk Perundingan dengan AS

- Jumat, 03 April 2026 | 22:15 WIB
Jerman Minta Tiongkok Gunakan Pengaruh di Iran untuk Perundingan dengan AS

Berlin, Jumat – Ketegangan di Timur Tengah kembali memaksa negara-negara besar untuk berunding. Kali ini, Jerman secara khusus meminta Tiongkok untuk turun tangan. Intinya, Berlin mendesak Beijing agar menggunakan pengaruhnya yang cukup besar di Teheran. Tujuannya? Membujuk Iran agar mau duduk berunding dengan Amerika Serikat.

Perang yang berkepanjangan dan situasi pelik di Selat Hormuz jadi latar belakangnya. Jerman ingin semua ini diakhiri, dan kebebasan pelayaran internasional dipulihkan secepatnya.

Seruan ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul. Ia baru saja mengakhiri percakapan telepon yang cukup intens dengan rekannya dari Tiongkok, Wang Yi. Menurut Wadephul, kedua negara punya kekhawatiran yang sama. Mereka melihat krisis di kawasan itu makin panas dan berpotensi meluas.

Begitu kata Wadephul lewat sebuah unggahan di media sosial, seperti dilaporkan kantor berita Anadolu, Jumat (3/4/2026). Ia menegaskan, di tengah situasi global yang serba tidak menentu ini, dialog antara Berlin dan Beijing justru kian krusial.

Tak cuma itu. Wadephul juga menyebut komitmen kedua negara untuk mengakhiri konflik. Poin lain yang ditekankan adalah soal keamanan pelayaran. “Jerman dan Tiongkok sama-sama ingin memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz,” ujarnya tegas.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar