Dovizioso Soroti Performa Marquez: Cedera Lama Diduga Jadi Hambatan di MotoGP 2026

- Jumat, 03 April 2026 | 22:35 WIB
Dovizioso Soroti Performa Marquez: Cedera Lama Diduga Jadi Hambatan di MotoGP 2026

MADRID – Ada sesuatu yang kurang dari Marc Marquez musim ini. Itulah kesan yang diungkapkan Andrea Dovizioso, rekan sejawatnya yang lama, tentang sang juara bertahan MotoGP. Meski terlihat garang di lintasan, performa Marquez di awal MotoGP 2026 dinilai belum mencerminkan kemampuan maksimalnya. Menurut Dovizioso, bayang-bayang cedera lama masih membelit.

Faktanya, hingga seri ketiga berakhir, Marquez belum sekalipun naik podium. Pembalap Ducati Lenovo itu terpental ke posisi keloma klasemen sementara dengan 45 poin. Bukanlah awal yang diharapkan dari seorang pembalap sekaliber dia.

“Marc bukanlah tipe orang yang suka mengeluh,” kata Dovizioso, dikutip dari Motosan.

“Dia tidak pernah mencari alasan. Tapi menurut saya, situasinya jauh lebih serius daripada yang terlihat.”

Ucapan itu sekaligus menepis kesan bahwa segalanya baik-baik saja. Di balik helm dan motor yang melesat, ada perjuangan lain yang tak terlihat.

Dovizioso lantas mengingatkan keberhasilan Marquez musim lalu. Gelar juara dunia itu, katanya, diraih bukan dalam kondisi prima seratus persen. “Tahun lalu dia berhasil memenangkan kejuaraan, tentu saja tidak dalam kondisi 100 persen. Dia masih perlu banyak meningkatkan kemampuannya,” ujarnya. Artinya, tantangan yang dihadapi Marquez sekarang mungkin adalah kelanjutan dari perjuangan yang belum usai.

Tekanan pun kian membesar. Setiap balapan tanpa podium akan menambah pertanyaan. Di sisi lain, persaingan di papan atas semakin ketat dan tak kenal ampun.

Momen untuk membungkam kritik akan datang segera. MotoGP 2026 akan melanjutkan perjalanannya ke Sirkuit Jerez, Spanyol, pada akhir April nanti. Sirkuit yang akrab di telinga para pembalap Spanyol ini menjadi ajang penting bagi Marquez untuk membalikkan keadaan.

Jika hasil tetap tak kunjung membaik, bukan mustahil gelombang tekanan akan memuncak. Dan dalam olahraga sekeras MotoGP, momentum adalah segalanya. Perjalanan panjang mempertahankan mahkota juara dunia ternyata masih menyisakan rintangan yang paling personal: pemulihan sang pembalap itu sendiri.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar