Di Surabaya, babak Final Four Proliga menyajikan duel panas antara dua tim ibu kota. Jakarta LavAni, dengan performa yang benar-benar mengesankan, berhasil menundukkan Jakarta Garuda Jaya. Bukan sekadar menang, mereka menutup pertandingan dengan skor telak: 3-0.
Angkanya berbicara sendiri: 25-17, 25-20, dan 25-17. Dari awal hingga akhir, dominasi LavAni terasa. Garuda Jaya seperti kesulitan bernapas, terjepit permainan lawan yang berjalan rapi dan agresif.
Awal yang Menentukan
Peluit baru saja berbunyi, LavAni langsung menancap gas. Tekanan mereka nyata. Serangan dari berbagai sudut, dibarengi blok yang rapat, membuat Garuda Jaya kelabakan. Set pertama pun berakhir dengan selisih yang cukup jauh.
Kunci suksesnya? Kombinasi serangan dari sayap kiri dan kanan yang tajam, plus distribusi bola dari setter mereka yang sangat akurat. Sementara itu, Garuda Jaya tampak limbung; penerimaan servis mereka berantakan dan serangan balik susah dibangun.
Sedikit Perlawanan di Set Kedua
Memasuki babak kedua, Garuda Jaya mencoba bangkit. Perlawanan mereka meningkat, selisih poin sempat menipis. Suasana pun jadi sedikit mencekam.
Namun begitu, pengalaman dan mental pemain LavAni berbicara. Mereka tidak panik. Ketika momentum mulai bergoyang, mereka justru makin solid, menjaga ritme dan akhirnya menutup set kedua dengan skor 25-20. Saat itu, rasanya kemenangan sudah di depan mata.
Artikel Terkait
BPPTKG: Aktivitas Vulkanik Merapi Masih Tinggi, Status Siaga Dipertahankan
PSSI Tegaskan Semua Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Sah Secara Hukum
Dewa United Kalahkan PSIM 1-0 Berkat Penalti di Pekan Ke-26 ISL
Veto Rusia, Tiongkok, dan Prancis Ancam Resolusi PBB untuk Buka Kembali Selat Hormuz