Lewat siaran televisi pemerintah, Kamis (8/1/2026) lalu, Cabello memberikan pernyataan terbaru. Dia tidak merinci apakah seratus korban tewas itu gabungan antara sipil dan militer, atau murni dari satu pihak saja. Rinciannya masih simpang siur.
Di sisi lain, dia juga menyentuh kondisi Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Keduanya disebut terluka dalam proses penangkapan itu, tapi kini sedang dalam masa pemulihan. Fakta itu terlihat saat sidang perdana mereka di pengadilan Manhattan, New York, Senin (5/1) waktu AS. Maduro dan Flores terlihat mampu berjalan sendiri tanpa bantuan.
Di hadapan hakim, keduanya menyatakan tidak bersalah atas segala dakwaan. Jaksa federal AS menjerat mereka dengan tuduhan konspirasi narkoterorisme tuduhan berat yang sudah lama diantisipasi.
Artikel Terkait
Kebijakan WFH Jumat Berdampak, Arus Lalu Lintas Medan Turun 20 Persen
Bonjowi Klaim Empat Dokumen Krusial Jokowi Hilang dari Arsip KPU DKI
Medan Terapkan WFH Setiap Jumat, Targetkan Penghematan BBM 20 Persen
Presiden Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes untuk Oman dan Yaman