Tiket Whoosh Tembus 293 Ribu untuk Mudik Lebaran 2026

- Minggu, 29 Maret 2026 | 15:15 WIB
Tiket Whoosh Tembus 293 Ribu untuk Mudik Lebaran 2026

Angka penjualan tiket kereta cepat Whoosh melonjak tajam. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan, pada hari Minggu ini saja, tiket yang terjual untuk periode mudik Lebaran 2026 sudah mencapai 293 ribu lembar. Padahal, tiga hari sebelumnya, angka itu masih berkisar di 235 ribu.

Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, mengonfirmasi hal ini.

"Secara total, tiket Whoosh yang sudah terjual pada masa periode angkutan Lebaran kali ini, pada periode 13–30 Maret 2026 mencapai 293 ribu tiket dan masih akan terus bertambah," ujarnya, seperti dikutip dari Antara, Minggu (29/3/2026).

Untuk hari ini sendiri, transaksi sudah mencatat 12 ribu penjualan. Dan diprediksi bakal terus naik sampai malam, mengingat penjualan masih berlangsung hingga jadwal keberangkatan terakhir.

(Penumpang kereta cepat Whoosh. Foto: dok KCIC)

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini

Menurut proyeksi KCIC, Minggu ini adalah puncak arus balik. Kombinasi libur Lebaran yang berakhir dan kebijakan kerja dari mana saja (WFA) yang sudah habis masa berlakunya, mendorong orang ramai-ramai kembali ke Jakarta.

Tapi jangan kira besok bakal sepi. Prediksi untuk Senin, 30 Maret 2026 delapan hari setelah Lebaran tetap menunjukkan angka yang tinggi.

"Karena masih ada penumpang yang langsung berangkat dari stasiun Bandung menuju Jakarta menggunakan kereta feeder maupun dari Padalarang dan Tegalluar Summarecon, dan langsung beraktivitas bekerja di hari Senin tersebut," jelas Emir.

Menyikapi lonjakan ini, KCIC punya sejumlah persiapan. Layanan di stasiun dan dalam kereta ditingkatkan. Yang tak kalah penting, integrasi dengan moda transportasi lain juga dioptimalkan.

Emir menekankan, mereka fokus pada koneksi yang mulus. Mulai dari kereta feeder, transportasi online, shuttle, hingga moda lanjutan lainnya. Tujuannya satu: perjalanan penumpang jadi lebih terintegrasi dari awal sampai akhir.

"Hal ini menjadi krusial, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran," pungkasnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar