Jalan-jalan utama di Medan terasa berbeda hari ini, Jumat. Biasanya macet, sekarang justru lebih lengang. Ternyata, ini ada kaitannya dengan kebijakan work from home atau WFH bagi para ASN yang mulai diterapkan setiap akhir pekan.
Kawasan seperti Jalan Kapten Maulana Lubis, Raden Saleh, dan Putri Hijau tampak lebih lega. Begitu pula persimpangan sibuk di Adam Malik, Imam Bonjol, dan Diponegoro. Kalau di hari biasa ruas-ruas ini dipenuhi motor dan mobil, sekarang jumlah kendaraannya jelas berkurang.
Menurut pantauan kepolisian, penurunan arus lalu lintas ini cukup signifikan.
"Pantauan kami, arus lalu lintas di wilayah hukum Polrestabes Medan cukup lancar dibandingkan hari Senin sampai Kamis. Di hari Jumat ini terpantau lebih ringan dan mobilitas tidak ada kendala. Dari pantauan kami, sekitar 20 persen terjadi pengurangan arus lalu lintas pada hari Jumat ini,"
Ujar Kanit Turjawali Satlantas Polrestabes Medan, Iptu Timor Tarigan, Jumat (10/4/2026) tadi. Ia menduga kuat pelonggaran ini akibat kebijakan WFH.
"Menurut pandangan kami, kemungkinan besar program penerapan WFH pasti berpengaruh," tambahnya.
Nah, kebijakan kerja dari rumah setiap Jumat ini memang instruksi dari pusat. Tujuannya ganda: menghemat bahan bakar minyak di tengah gejolak konflik global, sekaligus mengurangi kemacetan.
Dampaknya ternyata langsung terasa. Selain untuk penghematan energi, langkah ini rupanya memberi efek samping yang positif bagi mobilitas warga kota. Lalu lintas yang lebih lancar seperti hari ini bisa jadi secercah solusi untuk mengurai benang kusut kepadatan kendaraan di Medan dan kota-kota besar lainnya.
(Edy Sembiring)
Artikel Terkait
Polairud Polda Metro Jaya Tebar 165.000 Benih Ikan Bandeng dan Udang Vaname di Muaragembong untuk Dukung Ketahanan Pangan
Pancasila di Era Algoritma: Tantangan Menjaga Persatuan di Ruang Digital Kampus
Guru Besar Hukum UI Nilai Unsur Pidana Tak Terpenuhi, Terdakwa Korupsi Minyak Seharusnya Bebas
Brasil Bersaing Jadi Pusat Tambang Mineral Tanah Jarang Global, Permintaan Ikat Kunci Era AI dan Energi Hijau