Keterangan itu disampaikan Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, Jumat (19/12) lalu. Dia menegaskan, kesiapan ini adalah bentuk komitmen nyata. Semua personel, termasuk tim SAR, sudah dilatih dan dipersiapkan secara profesional. Tujuannya satu: agar masyarakat bisa beribadah dan merayakan dengan rasa aman dan nyaman.
Operasi Lilin sendiri merupakan operasi terpusat berskala nasional. Fokusnya pada perlindungan dan pelayanan ke masyarakat. Pengamanan akan menyasar tempat ibadah, pusat keramaian, jalur transportasi, hingga objek-objek vital. Mereka juga siaga penuh menghadapi kemacetan parah dan kemungkinan bencana alam.
Kombes Henik menambahkan penekanan pada kolaborasi itu. Intinya, semua pihak sudah bergerak. Persiapan dilakukan sedetail mungkin. Kini, tinggal menunggu waktu pelaksanaan, dengan harapan semua berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Motif Cemburu di Balik Pembunuhan Cucu Mpok Nori
Musik Indonesia Timur Mendominasi Tren Digital, Didorong Kecocokan dengan Platform Seperti TikTok
Iran Luncurkan Rudal ke Yerusalem, Israel Klaim Berhasil Patahkan Sebagian
Kim Jong Un Tegaskan Status Nuklir Korea Utara Harga Mati, Sebut Korsel Musuh Utama