Bagi Veda Ega Pratama, Minggu malam waktu Indonesia itu pasti terasa sangat istimewa. Di sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, pebalap muda asal Wonosari itu berhasil menorehkan sejarah. Ia finis ketiga di balapan Moto3, mengukir namanya sebagai orang Indonesia pertama yang naik podium di kelas tersebut. Pencapaian luar biasa ini datang di musim debutnya, baru seri kedua kalinya ia turun di ajang bergengsi itu.
Balapan berlangsung alot. Start dari posisi keempat, Veda sempat terlempar ke urutan sepuluh. Perlombaan makin panas, sampai akhirnya dihentikan sementara pada putaran ke-14. Insiden yang melibatkan Scott Ogden memaksa panitia mengibarkan bendera merah.
Momen jeda itu rupanya jadi titik balik. Saat balapan dilanjutkan dengan sisa lima putaran, Veda tampil beda. Dengan ketenangan yang tak biasa untuk seorang debutan, ia mulai menyalip satu per satu lawannya. Aksi puncaknya terjadi di putaran terakhir. Dengan manuver berani, ia berhasil mendahului Alvaro Carpe dan merebut posisi ketiga.
Dua pembalap dari tim Aspar, Maximo Quiles dan Marco Morelli, memang tak tertandingi di depan. Tapi podium ketiga itu sudah lebih dari cukup untuk membuat haru.
Artikel Terkait
Marco Bezzecchi Raih Kemenangan Dominan di MotoGP Brasil 2026
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Pembalap Indonesia Pertama Naik Podium MotoGP
Mario Suryo Aji Akhirnya Kantongi Poin Pertama di Moto2 2026
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah, Raih Podium Perdana Moto3 di Brasil