El Clásico Indonesia Persija vs Persib Resmi Dipindahkan ke Stadion Segiri Samarinda

- Kamis, 07 Mei 2026 | 06:30 WIB
El Clásico Indonesia Persija vs Persib Resmi Dipindahkan ke Stadion Segiri Samarinda

Liga resmi memindahkan venue pertandingan El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung ke Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB. Keputusan ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan kedua tim serta suporter, mengingat rivalitas tinggi yang sudah lama terjalin antara kedua klub.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku tidak mempermasalahkan perubahan lokasi pertandingan tersebut. Namun, ia menyatakan preferensinya agar pertandingan tetap dilaksanakan di kandang lawan sebagai tuan rumah demi menjaga atmosfer pertandingan yang kental.

“Bagi saya, saya selalu suka bermain di depan suporter, seperti yang pernah saya katakan, bahkan jika itu suporter lawan dan meskipun mereka menghina Anda, tapi Anda bisa merasakan atmosfer sepak bola,” kata Bojan Hodak saat ditemui di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu, 6 Mei 2026.

Di sisi lain, juru taktik asal Kroasia ini memahami kekhawatiran pihak keamanan dan panitia penyelenggara terkait tensi tinggi pertandingan dan suporter. “Saya mengerti kekhawatiran pihak kepolisian, jadi saya tidak bisa mengubah hal itu. Itu bukan wewenang saya,” bebernya.

Sementara itu, Direktur I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa keputusan memindahkan lokasi pertandingan dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, diambil setelah berkoordinasi intensif dengan pihak keamanan, PSSI, dan penyelenggara. Faktor keamanan menjadi perhatian utama karena banyaknya agenda non-olahraga di Jakarta pada bulan Mei yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan.

“Liga memiliki keinginan untuk bisa digelar di daerahnya masing-masing, tapi seperti diketahui, bahwa Mei adalah bulan yang banyak sekali agenda-agenda yang tentunya dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang di luar, daripada kewenangan atau keinginan insan sepak bola,” jelas Ferry Paulus.

Ferry menegaskan bahwa rivalitas antara Persib dan Persija selalu tinggi saat bertemu, sehingga pertandingan harus tetap digelar sesuai jadwal meskipun dengan lokasi yang berubah. “Liga punya tanggung jawab untuk tetap digelar, mengingat setelah agenda ini akan banyak agenda-agenda yang jauh lebih besar, daripada kompetisi liga itu sendiri,” pungkasnya.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor, I.League mengambil langkah memindahkan venue pertandingan yang sarat rivalitas ini ke luar Pulau Jawa, tepatnya di Kalimantan Timur, Samarinda. Jadwal pertandingan tetap sama, yakni Minggu, 10 Mei 2026, dengan kick-off pukul 15.30 WIB.

“Karena, Jakarta ini kota metropolitan, beberapa tempat kami carikan solusi karena itu menjadi kewenangan daripada liga di Jawa, di stadion-stadion yang lain, tetapi memang situasinya juga masih belum terlalu baik untuk digelar,” terang Ferry Paulus. “Sehingga Liga memutuskan untuk digelar di Kalimantan Timur, di Samarinda tepatnya. Waktunya sama, tanggal 10 (Mei), jamnya tetap 15.30 WIB,” pungkasnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar