Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat 9,23%, Lebih dari 10 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum

- Senin, 23 Maret 2026 | 02:30 WIB
Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat 9,23%, Lebih dari 10 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum

Jakarta - Gelombang mudik Lebaran 2026 ternyata tak surut. Malah, ada peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun lalu. Data terbaru dari Kementerian Perhubungan mencatat, sejak H-8 hingga H-1 Lebaran, angkutan umum telah mengangkut lebih dari 10 juta pemudik. Tepatnya, 10.003.583 orang. Angka ini naik sekitar 9,23% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Kalau dilihat per moda, kereta api masih jadi primadona. Jumlah penumpangnya mencapai hampir 3 juta orang, atau naik lebih dari 13%. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tinggi pada transportasi rel.

“Kami juga mengimbau masyarakat menggunakan moda transportasi resmi dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan selama arus balik Lebaran 2026,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, dalam keterangannya pada Minggu (22/3/2026).

Di sisi lain, angkutan penyeberangan juga mengalami lonjakan yang cukup tinggi, sekitar 14,78%, dengan penumpang menyentuh angka 2,4 juta lebih. Penerbangan domestik dan internasional tumbuh 3,05%, mengangkut 2,19 juta orang. Sementara itu, angkutan darat seperti bus dan travel naik 9,18%, melayani 1,58 juta penumpang. Untuk angkutan laut, jumlahnya sekitar 761 ribu orang.

Puncak keramaian terasa di H-1 Lebaran, tanggal 20 Maret lalu. Saat itu, pergerakan harian mencapai 915.635 orang. Kereta api lagi-lagi memimpin dengan 302 ribu penumpang. Disusul pesawat 207 ribu, penyeberangan 189 ribu, darat 161 ribu, dan laut 54 ribu penumpang.

Tidak cuma orang yang membludak, arus kendaraan pribadi juga meningkat tajam. Di gerbang tol Jakarta saja, kendaraan yang keluar di H-1 tercatat 117 ribu unit, sementara yang masuk sekitar 66 ribu. Total pergerakan di tol Jabodetabek hampir 250 ribu unit, dan di luar wilayah itu sekitar 236 ribu unit. Di jalan arteri, situasinya lebih padat lagi dengan pergerakan mencapai ratusan ribu unit.

Soal ketepatan waktu, kinerja angkutan umum relatif bagus. Kereta api mencatat on time performance (OTP) di atas 98%, sangat impresif. Angkutan laut juga oke, di angka 95,7%. Untuk penerbangan, domestik sekitar 85,79% tapi internasional agak turun ke 70,24%. Angkutan penyeberangan dan darat ada di kisaran 60-an hingga 70-an persen.

Menghadapi arus balik yang diprediksi tak kalah ramai, Ernita kembali mengingatkan beberapa hal. Masyarakat diminta merencanakan perjalanan lebih awal, sebisa mungkin menghindari waktu puncak. Kondisi fisik dan kesiapan kendaraan juga harus jadi perhatian utama.

“Kami juga mengimbau masyarakat menggunakan moda transportasi resmi dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan selama arus balik Lebaran 2026,” tuturnya mengulang imbauan.

Intinya, mudik tahun ini lebih ramai. Dan semua pihak, termasuk para pemudik, perlu ekstra waspada dan tertib agar perjalanan pulang kampung dan kembali ke kota berjalan lancar.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar