Jumat sore itu, suasana di Istana Merdeka terasa hangat. Bukan cuma karena cuaca, tapi lebih pada keakraban yang terpancar dari dua sosok pemimpin yang sedang berjalan berdampingan. Presiden Prabowo Subianto mengantarkan langsung Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menuju kendaraan. Kunjungan silaturahmi dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah itu memang sudah usai, namun momen penutupnya justru yang paling berkesan.
Mereka terlihat mengobrol santai, diselingi senyuman. Langkahnya tidak terburu-buru. Bahkan, untuk mengantar sang tamu pulang, Prabowo memilih naik mobil yang sama dengan Anwar Ibrahim. Ya, mereka berdua semobil menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma. Gestur sederhana yang jarang terlihat dalam protokoler kenegaraan yang biasanya kaku.
Lagu daerah "Rasa Sayange" yang mengalun lembut seakan menyempurnakan suasana. Nuansa persaudaraan serumpun benar-benar terasa, mengiringi perjalanan mereka ke bandara.
Setibanya di Halim, suasana tetap hangat meski nuansa resmi mulai tampak. Jajar kehormatan TNI AU sudah berbaris rapi di sepanjang tangga pesawat. Beberapa pejabat tinggi Indonesia, termasuk Menlu Sugiono dan Mensetneg Prasetyo Hadi, juga sudah menunggu untuk melepas.
Namun begitu, fokus utama tetap pada interaksi kedua pemimpin. Prabowo dan Anwar saling berpamitan di kaki tangga pesawat. Tidak lama, PM Malaysia pun mulai naik.
Artikel Terkait
Justin Hubner Tangkap Ambisi Besar Pelatih Baru John Herdman untuk Timnas Indonesia
SoftBank Amankan Pinjaman USD 40 Miliar untuk Perkuat Investasi di OpenAI
Herdman Buka Ruang untuk Pemain Muda Timnas Indonesia, Targetkan Persiapan AFF 2026
Eredivisie Tolak Permintaan Ulang Laga Terkait Status Dua Pemain Timnas Indonesia