“Kita diwajibkan belajar judo, tinju, dan pencak silat sudah mulai diajarkan. Hampir semua. Anggar pun wajib,” kenangnya.
“Jadi saudara-saudara, saya kira ini alamiah. Begitu masuk dinas pertama di Pasukan Khusus, di Baret Merah, juga diwajibkan belajar pencak silat. Dulu salah satu pembina Angkatan Darat juga pembina Merpati Putih. Jadi kita semua harus belajar Merpati Putih,” tambah Prabowo.
Di sinilah suasana makin cair. Prabowo melontarkan kelakar tentang masa mudanya. Ia mengaku dulu bisa melakukan atraksi ‘Mata-Matah’, yaitu mematahkan benda keras seperti batu bata atau beton.
“Dulu masih ada bekas-bekas luka sedikit,” katanya disambut tawa hadirin.
“Jadi bisa dikatakan bahwa memang pencak silat itu bagian dari panggilan saya.”
Munas yang diikuti perwakilan dari 38 provinsi dan berbagai perguruan silat itu juga dihadiri sejumlah menteri Kabinet. Tampak hadir Menpora Erick Thohir, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, hingga Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo. Mereka menyaksikan momen transisi sekaligus nostalgia yang cukup hangat dari sang Presiden.
Artikel Terkait
Personel BPBD Makassar Tewas Ditabrak Truk Tronton di Tallo
Prabowo Tegaskan Pencak Silat Sebagai Cermin Jati Diri dan Ilmu Kesatria
Tim SAR Kerahkan Drone Thermal Cari Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Mamuju
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1