Markas Polres Tulungagung Jumat pagi itu terlihat berbeda. Penjagaan diperketat, suasana tegang terasa jelas. Ini terjadi menyusul operasi tangkap tangan yang digelar KPK sehari sebelumnya, yang menjerat Bupati Gatut Sunu Wibowo.
Sejak pagi, sejumlah pejabat kabupaten mulai berdatangan. Ada yang datang sendiri, beberapa lainnya tampak didampingi langsung petugas KPK. Mereka semua dimintai keterangan terkait operasi itu.
Nama-nama yang terlihat hadir cukup banyak. Mulai dari Penjabat Sekretaris Daerah Soeroto, Kepala Bagian Umum Yulius Rahma Isworo, hingga Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Dwi Hary Subagyo. Tak ketinggalan, Aris Wahyudiono dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan juga ada di sana.
Daftarnya masih panjang. Dari lingkungan pemerintahan, hadir pula Kepala Bagian Pemerintahan Arif Effendi dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Makrus Manan. Lalu ada Agus Prijanto Utomo (Kesbangpol), Desi Lusiana Wardhani (Dinkes), Suyanto (Dinas Pertanian), dan Erwin Novianto dari PUPR.
Dari sisi Satpol PP, Hartono turut diperiksa. Bahkan ajudan bupati bernama Yoga dan Direktur RSUD dr Iskak, dr Zuhrotul Aini, juga ikut dimintai penjelasan.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam Operasi OTT
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam Operasi di Jatim
Siswa Tewas Usai Senapan Rakitan Meledak Saat Ujian Praktik di Siak
ASN Kementan Ubah Pekarangan Sempit Jadi Model Ketahanan Pangan Keluarga