Umat Buddha Gelar Prosesi Tiga Langkah Sujud di Candi Borobudur Jelang Puncak Waisak 2026

- Jumat, 29 Mei 2026 | 01:15 WIB
Umat Buddha Gelar Prosesi Tiga Langkah Sujud di Candi Borobudur Jelang Puncak Waisak 2026

Menjelang puncak perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era, umat Buddha menggelar prosesi keagamaan yang sarat makna di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Rangkaian ibadah diawali dengan prosesi San Pu Yi Pai dan Pradaksina yang diikuti oleh 50 anggota Sangha Mahayana serta ribuan umat yang hadir.

Dalam prosesi San Pu Yi Pai, para peserta melakukan tiga langkah sambil melafalkan paritta suci, kemudian satu kali namaskara atau sujud. Gerakan ini dilakukan secara berulang di sepanjang Marga Utama menuju Candi Borobudur. Ketua Umum Majelis Mahayana Buddhis Indonesia atau Mahabudhi, Bhiksu Samantha Kusala Mahasthavira, menjelaskan bahwa ritual tersebut memiliki makna filosofis yang mendalam. Umat diajak untuk memfokuskan tiga unsur utama manusia dalam setiap gerakannya, yakni pikiran, ucapan, dan perbuatan.

"Jadi ucapan, pikiran dan perbuatan ini harus manunggal. Makanya untuk hari ini, kami mengadakan tiga langkah namaskara satu kali sambil melafalkan pujian kepada guru agung kita Sakyamuni Buddha," ujar Bhiksu Samantha Kusala Mahasthavira dalam program Metro Siang Metro TV, Kamis, 28 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa tujuan dari prosesi ini tidak hanya sekadar membersihkan pikiran dan batin dari segala kekotoran, tetapi juga merupakan salah satu metode meditasi dalam bentuk bergerak. Sementara itu, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan Pradaksina, yaitu meditasi berjalan mengelilingi stupa utama Candi Borobudur. Melalui praktik ini, para bhiksu berharap umat tidak hanya merayakan Waisak secara seremonial, tetapi juga mampu membentuk dan membina karakter diri yang lebih baik, penuh kesabaran, serta selalu terjaga dalam kesadaran penuh.

Usai kedua prosesi tersebut, umat Buddha dijadwalkan mengikuti penerimaan api dharma yang berasal dari Mrapen, Grobogan, dan air suci dari Umbul Jumprit, Temanggung, Jawa Tengah. Kedua elemen sakral itu nantinya akan dibawa dan disakralkan di Candi Mendut sebagai bagian dari rangkaian perayaan Waisak tahun ini.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar